Pengendara Motor Tewas Terseret Bus

0
343

GAMBlRAN – Satu lagi kecelakaan dengan korban meninggal, kembali terjadi. Kali ini, korbannya adalah Paeran, 54. Warga Desa Kedunggebang Kecamatan Tegaldlimo, itu tewas setelah dlserempet dan dilindas bus di jalan raya Gambiran kemarin siang (2/8).

Saat kecelakaan itu terjadi, korban yang naik motor Honda GL Pro dengan nomor polisi P 2564 WU, itu berencana akan pulang setelah membesuk salah satu saudaranya yang sedang menjalani perawatan di RS Al Huda, Genteng.

“Korban meninggal di lokasi kejadian,” terang Kapolsek Gambiran, AKP I Ketut Redana melalui Kanitlantas, lpda Nanang Wardhana. Dengan meninggalnya korban itu, berarti di lokasi kejadian dalam sepekan terakhir telah menelan tiga korban.

Kamis dini hari (27/7), Ervan Savendi, 21, dan temannya, Nuriyadi, 40, warga Dusun Gumukrejo, Desa/Kecamatan Purwoharjo, juga meninggal karena motornya Kawasaki Ninja 250 dengan nomor polisi DK 8447 EK masuk ke selokan.

Kecelakaan yang menimpa Paeran itu, bermula saat Paeran dengan naik motor Honda GL Pro melaju dari arah utara. Setiba di lokasi kejadian, dari arah belakang meluncur bus CWM dengan nomor polisi P 7029 UZ yang disopiri Handoko, 36, warga Kelurahan/ Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember.

Loading...

“Bus CWM itu menyalip motor yang dinaiki korban,” terang Kanitlantas, lpda Nanang Wardhana. Saat bus CWM itu menyalib, terang dia, dari arah berlawanan meluncur  bus lain. Karena posisi terlalu ke kanan, Handoko banting setir bus ke arah kiri dan menyenggol motor  Honda GL Pro yang dinaiki Paeran.

“Bus nyenggol motor dan korban jatuh ke arah kanan,” terang dia. Tubuh korban yang jatuh ke  kanan itu, masuk ke bawah bus  dan terseret sejauh 25 meter. Saat bus berhenti, tubuh korban yang  sudah penuh luka berada di depan  roda belakang bagian kiri.

“Lukanya yang parah di kepala dan dada,” ungkapnya.  Korban yang sudah tidak bernyawa itu, selanjutnya oleh warga dibawa ke RS Al Huda Genteng.  Sedang bus dan motor milik korban, oleh polisi diamankan  di Pos Lantas Jajag, Kecamatan  Gambiran.

“Sopir bus juga kita  amankan di polsek,” cetusnya.  Sementara itu, sopir bus CWM, Handoko, dalam keterangannya mengatakan saat kejadian sedang membawa 12 penumpang. Kecelakaan itu bermula motor yang dinaiki korban berusaha menyalib becak.

Saat akan menyalib itu,  motor tersangkut becak dan jatuh ke arah kanan. Selanjutnya, korban terseret bus yang disopiri. “Motor itu akan menyalib becak,” terangnya. Mengetahui ada pengendara motor yang terseret, Handoko juga langsung menghentikan  bus. Saat berhenti itu, dilihat korban sudah ada di depan roda  belakang.

“Saya sendiri yang menggotong korban, saya cari kendaraan ke rumah sakit,”  ujarnya.(radar)

loading...


Kata kunci yang digunakan :