Penyu Kasus Jangkar Dilepasliarkan

0
719

penyu-hijau-barang-bukti-kasus-perdagangan-ilegal-satwa-di-pelabuhan-jangkar-akhirnya-dilepasliarkan-di-pantai-meneng-desa-ketapang-sore-kemarin


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

KALIPURO – Kondisi dua ekor penyu hijau barang bukti kasus perdagangan satwa di Pelabuhan Jangkar semakin membaik. Satwa  barang bukti yang diamankan BKSDA Banyuwangi yang diamankan 7 September lalu itu akhirnya dilepasliarkan di belakang farm milik Banyuwangi  Sea Turtle Foundation (BSTF) di Pantai Meneng, Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi, sore kemarin (26/9).

Pelepasliaran dua ekor penyu dewasa itu disaksikan Pembina  BSTF Wiyanto Haditanojo, drh. Aditya dari Fakultas Kedokteran Hewan Unair Banyuwangi, serta Kepala BBKSDA III Jatim Kantor  Seksi Banyuwangi, Sumpena. Hadir pula menyaksikan pelepasliaran penyu itu perwakilan dari Balai Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut (BPSPL) Denpasar yang wilayah kerjanya mencakup pesisir  Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara.

Perwakilan kantor Kanatina Perikanan juga hadir dalam acara tersebut. Tampak pula penyidik yang menangani kasus perdagangan satwa di Pelabuhan Jangkar. Sebelumnya, BKSDA sempat menitipkan penyu tersebut kepada BSTF. Kondisi ekor penyu hijau itu sangat memprihatinkan saat  dititipkan.

Loading...

Setelah 20 hari menjalani perawatan intensif dengan  dukungan dokter hewan dari FKH  Unair Banyuwangi, kondisi penyu   berangsur membaik. Penyu tersebut dianalisis mengalami stres dan beberapa luka di kulit. Menurut drh. Aditya, penyu tersebut sudah bisa dilepasliarkan kembali ke habitatnya di laut.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2