Warga Amerika Serikat Kagumi Keunikan Penyu Boom

0
720

Warga-Amerika-Serikat-Lepasliarkan-Penyu-di-Pantai-Boom


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

BANYUWANGI – Belasan warga dari beberapa negara bagian di Amerika Serikat (AS) melepasliarkan tukik (anak penyu) di  Pantai Boom, Banyuwangi, sore kemarin (30/8). Mereka mengaku sangat kagum dengan keunikan penyu yang diselamatkan para relawan Banyuwangi Sea Turtle Foundation (BSTF) itu.

Pengalaman melepas kembali bayi-bayi penyu itu ke lautan dirasakan sebagai pengalaman luar biasa. ‘’Ini adalah pengalaman tak terlupakan. Sebenarnya saya sudah sering melihat penyu dan kegiatan seperti ini melalui internet dan televisi. Tetapi, baru sekarang saya melakukannya sendiri. Benar-benar pengalaman luar biasa,” ujar Pamela Brown, salah satu perempuan penulis yang aktif di lembaga bertajuk Mentoring Services di Minnesotta, AS.

Sementara itu, rombongan belasan warga AS tersebut sudah berada di Indonesia sejak 26 Agustus 2016 lalu. Mereka mengawali rangkaian kegiatan kunjungan dengan menghadiri sebuah acara di Solo, Jawa Tengah. Selanjutnya, mereka juga mengunjungi kampung adat Oseng di Desa Kemiren, Kecamatan Glagah.

Mereka juga menikmati kopi di Sanggar Genjah Arum, Desa Kemiren.  Puas ngopi dan menikmati kampung Oseng, rombongan yang dikawal Aekanu Hariyono dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi itu langsung menuju Pantai Boom. Rombongan disambut para relawan Yayasan Penyu Banyuwangi atau BSTF.

Belasan warga As itu juga mendapat penjelasan dari relawan seputar kehidupan penyu. Berbagai jenis dan  keunikan satwa langka itu membuat warga AS itu berdecak kagum. Apalagi, setelah mereka tahu kegiatan konservasi dan penyelamatan satwa lindung itu dilakukan para relawan BSTF  yang mereka anggap sangat   militan.

‘’Saya ingin melakukan wawancara dengan relawan suatu saat nanti. Selanjutnya akan kita broadcast melalui Radio Apps. Entah bagaimana caranya nanti,” ujar Wayne Potter, Producer and Host Keeping Kurrent Radio App. Selanjutnya, dengan disaksikan perwakilan BKSDA Jatim area Banyuwangi, belasan warga AS  itu melepas-liarkan 30 ekor tukik  ke laut.

Masih belum puas, relawan BSTF mengajak mereka melihat langsung lokasi penangkaran telur penyu di sebelah utara amphitheater Pantai Boom.  Sementara itu, agenda kegiatan Yayasan Penyu Banyuwangi akan terus berlanjut besok.

Rencananya, relawan BSTF akan menggelar sosialisasi penyu di Sekolah Dasar Islam (SDI) Al-Khairiyah Banyuwangi besok pagi (1/9).  Selanjutnya, acara pelepasliaran  tukik bersama TK Aisyiyah 1  Banyuwangi pada 10 September  2016 pekan depan. (radar)

Loading...

Baca Juga :