Ratusan Tahun Makam Tetap Terawat

0
2190
Winardi, sang juru kunci di samping Makam Daeng Ruyung

SIANG itu, terik matahari menyinari makam kuno dengan papan nama yang reyot dan tidak terbaca. Papan tersebut sebenarnya bertuliskan “Makam Kuno Datuk Daeng Ruyung Ds. Keramat Kl. Kertosari Banyuwangi.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Mungkin, anak muda banyak yang tidak mengenal situs bersejarah Ini. Terkecuali mereka yang tinggal dl sekitar makam atau mungkin yang hidup puluhan tahun di Bumi Blambangan. Keberadaan makam di tengah permukiman penduduk terlihat sangat tenang.

Lokasi makam Daeng Ruyung dari depan.

Sejak ratusan tahun silam makam ini dijaga baik oleh masyarakat setempat. Begitupun oleh Winardi. Prla yang sudah berusia 48 tahun ini mendapat kepercayaan dari Dinas Kebudayaan serta warga setempat untuk menjaga makam Daeng Ruyung.

Sebagai juru kunci makam, Winardi dibantu oleh Istrinya, Murtini, 43. Sehari-hari merekalah yang membersihtkan makam. Usai salat duhur, dengan baju koko dan kopyah yang masih dipakainya, Winardi pergi menengok makam Datuk.

Kurang lebih 100 meter dari rumahnya, sampailah dia di temput pemakaman Datuk Daeng Ruyung. Langsung saja dia buka ruangan makam tersebut. Begitu dibuka, terhampar jelas tidak hanya makam Daeng Ruyung saja yang ada di situ.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | ... | Next → | Last

Baca :
Wagub Bali Peringati Saraswati Bareng Umat Hindu di Banyuwangi