Resmob Polres Banyuwangi Kejar Uang ke Bogor

0
359


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Fiqi Pelaku Tunggal Pembobolan ATM BRI

BANYUWANGI – Upaya Resmob  Polres Banyuwangi mengungkap pembobolan uang Rp 549,2 juta di ATM BRI Rumah Sakit Yasmin  masih berlanjut. Setelah meringkus pelaku, Fiqi Taufiqurrohman, 23, kemarin (24/2) anggota Resmob langsung meluncur ke Cibodas,  Bogor, Jawa Barat.

Misi utama tim yang beranggota lima reserse pilihan itu adalah membawa pulang uang tunai Rp 500  juta lebih yang disembunyikan Fiqi di rumah mertuanya di Bogor. “Anggota  kami terjunkan untuk mengejar keberadaan uang Rp 500 juta lebih  hasil kejahatan Fiqi Taufiqurrohman. Mudah-mudahan berhasil. Uang tersebut menjadi bukti penting dalam  perkara pem bobolan ATM,’’ tegas  Kasatreskrim Polres Banyuwangi, AKP Dewa Putu Prima Yogantara.

Ditanya apakah ada pelaku lain yang terlibat kasus pembobolan ATM BRI  itu selain Fiqi, Dewa Yoga menegaskan sementara peran Fiqi dalam kasus itu  masih tunggal. Belum ada indikasi keterlibatan orang lain dalam aksi pencurian uang ratusan juta rupiah tersebut.

”Perannya sementara tunggal. Pelaku memang sudah berencana sebelumnya, setelah mengambil uang dia mau resign (mengundurkan diri) dari kantornya,” ungkapnya. Diungkapkan kasatreskrim, usai membobol ATM, Fiqi bergegas mengamankan uang hasil  jarahannya tersebut. Dia pergi ke rumah mertuanya di Bogor.

“Pulangnya naik pesawat terbang Citilink,’’ ungkapnya. Fiqi ternyata juga mengajak seorang wanita bernama Nurlaela Wati dengan kode  QG987 seat 30e seharga Rp  1.400.000 dari Bandung ke Surabaya. Tujuan naik pesawat agar orang lain tidak curiga jika  dia berada di Bogor.

Loading...

“Sisa uang dititipkan kepada mertua di  Cibodas pada Selasa malam (21/2). Uang itu disimpan dalam tas ransel,’’ beber Dewa Yoga.  Seperti diberitakan sebelumnya, mesin ATM BRI di area Rumah  Sakit (RS) Yasmin, Jalan Letkol Istiqlah, dibobol maling. Akibat kejadian itu, uang tunai di dalam  ATM senilai Rp 549,2 juta lebih  raib.

Anehnya, saat polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), tidak ditemukan kerusakan sedikit pun pada mesin ATM.  Peristiwa pembobolan ATM  bank milik pemerintah itu pertama kali diketahui petugas  vendor pengisian uang tunai di  ATM.

Uang di ATM diketahui raib saat petugas vendor akan melakukan perbaikan karenasebelumnya ATM BRI di RSYasmin tersebut rusak.Berdasar rekaman CCTV di  sekitar ATM RS Yasmin diketahui ada seseorang yang mencurigakan masuk ke dalam ATM BRI dini hari.

Dia masuk seorang diri  menggunakan jas hujan dan  payung. Padahal, saat itu cuaca sedang tidak hujan. Seseorang yang dicurigai sebagai pelaku  itu kemudian keluar dari ATM  menenteng koper kecil yang belakangan terungkap itu adalah  tiga brankas kecil berisi uang  tunai.

Tim Resmob Polres Banyuwangi  tidak butuh waktu lama untuk meringkus pelaku pembobolan uang tunai ratusan juta rupiah BRI di Rumah Sakit (RS) Yasmin  Sabtu dini hari lalu (18/2) itu. Seperti kecurigaan awal, pelaku pembobolan disebut-sebut  melibatkan orang dalam vendor pengisian ATM.

Dia adalah Fiqi Taufiqurrohman,  23, warga Jalan KH. Harun, Nomor 5, RT02/RW 01, Kelurahan Tukangkayu, Banyuwangi. Sehari- hari Fiqi merupakan salah satu  karyawan PT. Swadharma Sarana Informatika (PT. SSI) selaku vendor pengisian ATM.

Fiqi ditangkap tanpa barang  bukti uang. Sebab, uang Rp 500 juta lebih telah di sembunyikan  di rumah mertuanya di Bogor, Jawa Barat. Sementara itu, uang Rp 30 juta disemburkan ke Sungai Kali Lo sebagai upaya membuang  sial. Sebelum beraksi, ternyata Fiqi  lebih dulu menukar dua kunci backup tombak dan kunci backup  faskia dari ATM Indomaret  Kalibaru ke ATM di RS Yasmin.

Hanya butuh waktu dua menit Fiqi berhasil membobol uang  Rp 549.200.000 di mesin ATM  Yasmin tersebut. Uang tersebut diambil bersama brankasnya (kaset). Tiga kaset berisi uang dan satu kaset reject tanpa isi. Sampai di rumah, uang tersebut dipindah ke tempat yang  dirasa aman. Tiga kaset dibuang  ke Sungai Kali Lo. (radar)

Loading...

Baca Juga :