Beranda Sosial Sebelas Kapal LCT Jadi Besi Tua

Sebelas Kapal LCT Jadi Besi Tua

0
1572


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Dampak Larangan Operasi di Selat Bali

KALIPURO – Kapal landing craft tank (LCT) yang mangkrak ternyata tidak hanya aset milik Pemkab Banyuwangi. Selain LCT Putri Sri Tanjung 1, ternyata ada 11 kapal dengan jenis serupa yang bernasib sama. Mangkraknya sejumlah kapal jenis LCT itu merupakan dampak larangan kapal LCT beroperasi di penyeberangan Ketapang-Gilimanuk yang  dikeluarkan Kementerian Perhubungan RI.

Bahkan, sebagian dari kapal LCT dibiarkan tidak terawat pemiliknya. Seperti kapal LCT  Bhaita Caturtya. Hingga kemarin sore kapal satu itu sandar di lokasi sandar kapal di sekitar  Pelabuhan LCM Ketapang Banyuwangi. Kapal satu itu tampaknya cukup lama tidak beroperasi.

Loading...

Itu dilihat dari kondisi kapal tersebut yang sudah berkarat. Kapal tersebut parkir berdampingan dengan Kapal LCT Putri Sri Tanjung 1 yang belakangan dilelang meski tak laku.  Ketua Pergerakan Pelaut Indonesia (PPI) Selat Bali dan Lombok, Edi Susanto, menyebut  ada sebelas kapal LCT yang dipaksa tidak beroperasi akibat larangan.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2

Loading...

error: Uppss.......!