Hari ini, 17 Januari 2026, tepat 21 tahun usia JRKBB.. yang awal kepanjangannya Jaringan Radio Komunitas Budaya Blambangan. Ya ada issu budaya karena memang ruh masyarakat Banyuwangi yang multi majemuk adalah seni adat tradisi budaya. Pakai Blambangan tak hanya soal sejarah tapi ada harapannya anggotanya bisa hembus Bondowoso, Situbondo khususnya timur Taman Nasional Baluran dan Bali.
Ya, 21 tahun lalu JRKBB berdiri tanggal 17 dideklarasikan oleh 17 rakom antara lain Bung Tomo FM yang berdiri 20 Mei 2004.Radio yang masih ada dan ikut aktif keanggotaan adalah SKBR FM Kalibaru dan BRIT FM Sempu..
Tempat yang jadi saksi Deklarasi adalah Gedung Juang’45 Jalan Veteran 1 Kepatihan Banyuwangi yang akhirnya sempat sekitar 10 tahun Radio Bung Tomo 107,45 mengudara dengan slogan sekali mengudara tetap merdeka!
Selain 17 utusan Radio komunitas se buni Blambangan, hadir MPA Jaringan Radio Komunitas Indonesia (JRKI)utusan Jatim yakni Faridah, dari Radio Surga FM Jombang, , Ketua JRKI Jatim M. Saekan Rakom Reog FM Ponorogo dan Ketua Jaringan Radio Komunitas Untuk Demokrasi (JRK-Dem) M. Hasyim lare Cangaan yangi aktivis akar rumput Jomblang. Yang meresmikan adalah Kabag Humas Pemda Drs. Abdullah.
Pengurus JRKBB awal dari semua Radio itu dengan Ketua Nur Prasetyo yang kini Dekan Ekonomi UBI.
Anggota JRKBB sempat berkembang hingga 45 anggota dengan berbagi diri siapa yang ikut JRKI Jatim dan JRK Dem. Dan semua berproses ijin di KPID Jatim sesuai UU 32/2002 dan Permen Kominfo LPK 51/2005.
Dalam percaturan nasional JRK Dem off melebur jadi satu JRKI Jatim saat Musda 3 JRKI Jatim di RPW Wonocolo dengan Ketua Wahyono dari Radio Damarwulan FM Kediri. Dan JRKBB transformasi jadi Jaringan Radio Komunitas Blambanhan Banyuwangi… tanpa issu budaya dan tetap JRKBB.
Kala pandemi, media sosial, online dan digital berkembang. JRKBB rembug di Cafe D’Lakon di hadiri MPA JRKI Jatim Yami Wahyono terpilih Hadi Purwanto dari Planet FM yang sempat jari Plt JRKI Jatim karena Wahyono alm. Dan JRKBB Reformasi jadi Jaringan Radio Komunitas Broadcast Banyuwangi dengan menggandeng podcast, Radio streaming, Radio medsos. Sikon sekarang banyak Radio tanpa cagak anten kayu atau besi tapi live fb, IG atau tiktok menyesuaikan perkembangan jaman. Balmon jadi kurang berwenang memberangus Radio illegal frekwensi yang ganggu jalur penerbangan ataupun Radio swasta. Antar Rakom yang bertetangga juga ndak rebutan frekwensi. Memang di Banyuwangi Radio karaoke terbanyak se Indonesia. Mana itu Radio komunitas dan karaoke fenomena tersendiri.
Banyak prestasi dan momentum yang ditorehkan JRKBB maupun anggotanya misal juara ILM KPK, BKKBN dan memaksakan program bersama Radio luar provinsi. Juga partisipasi pada gelaran pemilu maupun ada bencana alam.
Sebagai bagian pers, JRKBB juga inisiasi sinergi media dengan majalah keboendha dan jurnal news, sastra wacana ataupun media regional dan nasional. Dan selalu meningkatkan kapasitas SDM dan kualitas siaran.
Dan menandai Dirgahayu JRKBB ke 21 akan ditandai Rembug IX yang akan ada penyegaran pengurus. Saat ini Duet Bambang Irawan dan Husen. Dan tempat di pilih satu destinasi wisata yakni Paltuding Gunung Ijen.Juga ada pelatihan jurnalistik buat reporter.
Menyesuaikan kesempatan panitia dan jadwal minibus hiace Damri, rembug di ketinggian digelar Jumat, 23 Januari 2026 start Masjid Al Hilal.. base camp Koperasi Segoro’45 yang satu payung dengan JRKBB dalam AHU Menkumham yakni Perkumpulan Komunitas Gotongroyong Empat Puluh Lima. (Bung Aguk Darsono)







