Seribu Egrang Muncul di Taman Blambangan

0
971

para-siswa-memainkan-egrang-di-lapangan-taman-blambangan-banyuwangi-pagi-kemarin

TERIKNYA sinar matahari di Taman Blambangan Banyuwangi pagi kemarin (24/9), tidak jadi masalah bagi ribuan anak sekolah dasar (SD) dan sekolah  menengah pertama (SMP) yang berkumpul  di lokasi itu. Mereka tampak asyik
memainkan aneka dolanan tradisional  yang selama ini sudah jarang dimainkan.

Dalam sekejap, lapangan Taman Blambangan di jantung kota Banyuwangi menjadi arena bermain permainan tradisional. Mereka membawa egrang, holahop, congklak (dakon), serta bermain gobak sodor. Segala penjuru taman seolah melupakan televisi, gadget , dan  permainan elektronik lainnya.

Festival dolanan anak dimulai sekitar  pukul 08.00. Acara dimulai dengan seribu egrang yang dimainkan siswa  SD dan SMP. Melihat asyiknya anak-anak memainkan bambu panjang  itu, Bupati Abdullah Azwar Anas bersama Ny Ipuk Festiandani Anas turut larut dalam kerumunan anak pemain egrang.

Anak-anak semakin larut bermain egrang setelah orang nomor satu di Pemkab Banyuwangi itu ikut bermain. “Setidaknya ada satu  hari, dimana anak-anak bisa  kembali pada permainan masa lalu. Lewat mainan tradisional yang cirinya banyak mengasah kreativitas dan dilakukan secara  berkelompok ini, perkembangan otak kiri dan otak kanan anak-anak  berusaha diseimbangkan,” ujar   Bupati Anas.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last

Baca :
Lapas Banyuwangi Hapus Jam Besuk Narapidana