Siap Sedot 1,5 Persen Imbas Turis Bali

0
425

siapsedotBALI – Untuk kali kedua Pemkab Banyuwangi  meng gelar Gathering Night In Bali di Sanur Paradise Plaza Hotel minggu malam (1/12) lalu. Kegiatan yang melibatkan agen perjalanan wisata di Bali itu dalam rangka mempro mosikan potensi wisata Banyuwangi. Dalam acara itu, Bupati Abdullah Azwar Anas memboyong semua pimpinan satuan ker ja perangkat daerah (SKPD) di lingkungan Pemkab Banyuwangi untuk meramaikan kampanye pariwisata itu.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Tidak hanya pimpinan SKPD, Bupati Anas juga mengajak semua anggota fo rum pimpinan daerah (forpimda) untuk mem-back up kegiatan promo wisata Bumi Blambangan tersebut. Dari tujuh anggota forpimda, semua kompak hadir kecuali Kapolres AKBP Yusuf. Wakil Bupati Yusuf Widyatmoko, Sekkab Slamet Kariyono, dan tiga wakil ketua DPRD hadir menjadi suporter kegiatan Gathering Night in Bali tersebut.

Kepala Biro Ekonomi Pembangunan Pemprov Bali, Gede Sujana, beberapa pengurus Asita Bali, dan Marketing dan Sa les Manager PT. Garuda In donesia (Tbk) Muhammad Fir man, juga hadir dalam kegiatan tersebut. Tidak hanya ka langan pejabat, pemkab juga mengundang sekitar 30 agen perjalanan wisata di Banyuwangi. Kegiatan tersebut di hadiri sekitar 150 agen perja lanan wisata di Pulau Dewata, Bali.

Pada malam itu, panitia menampilkan sejumlah kesenian Banyuwangi, seperti tari gandrung, tari jinggo yudho, dan tari gending. Selain menampilkan beberapa kesenian, juga ditampilkan video Banyuwangi discovery dan video rangkaian kegiatan Banyuwangi Festival. Usia menampilkan beberapa kesenian dan video Banyuwangi discovery, para undangan menyampaikan excited dengan potensi kekayaan budaya dan potensi alam yang dimiliki Ba nyuwangi.

Para undangan menilai, Banyuwangi memiliki potensi wisata yang layak di jual kepada wisatawan inter na sional. Perwakilan agen perjalanan wisata Banyuwangi, Sujiyanto, menyampaikan harapannya terhadap kegiatan itu. Menurut dia, agen perjalanan wisata di Banyuwangi tidak terlalu ber harap menarik banyak wisatawan yang tengah datang ke Bali. “Kita hanya menargetkan 1,5 persen dari total kunjungan wisata ke Bali,” ungkap Sujiyanto.

Perwakilan PT. Garuda Indonesia TbK, Muhammad Firman menyampaikan, sedianya pesawat Garuda Indonesia pada Desember 2013 ini sudah terbang ke Banyuwangi. Ha nya saja, karena ada kendala teknis yang belum selesai, hal itu ditunda hingga tahun 2014. Tertundanya pe nerbangan pada Desember itu, kata Firman, disebabkan belum keluarnya izin dari Kementerian Perhubungan RI. “Insya allah pada Maret 2014 pesawat Garuda sudah terbang ke Banyuwangi,” katanya.

Kepala Biro Ekonomi Pemba ngunan Gede Sujana mengung kapkan, hingga bulan November 2013 kunjungan wisatawan ke Bali mencapai 2,9 juta orang. Pada tahun 2018 mendatang, Pemprov Bali menargetkan kunjungan wisata hingga 18 juta jiwa. Gede berharap sebagian wisatawan bisa memanfaatkan waktunya untuk mampir ke Banyuwangi guna menikmati kekayaan alam yang ditawarkan Banyuwangi. Gede optimistis wisatawan yang datang ke Bali akan tertarik datang ke Banyuwangi. (radar)