Sorot Maraknya Pejabat Plt

0
431

MUNCAR – Banyaknya pemangku jabatan strategis di organisasi Pemerintah Daerah (Pemda) Banyuwangi yang berstatus pelaksana tugas (Plt) mulai disorot kalangan lembaga swadaya masyarakat (LSM). Alasannya, terbatasnya wewenang Plt dalam mengambil kebijakan dinilai dapat menghambat pelayanan kepada masyarakat.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Hal itu diungkapkan aktivis LSM Sorod, Iphong Poniyahadi, kemarin. Menurutnya, saat ini banyak pejabat mulai tingkat kepala dinas sampai kepala sekolah negeri yang berstatus Plt. “Kalau kepala dinas dijabat Plt, masih bisa dimaklumi mengingat pemangku jabatan tersebut harus orang-orang yang sangat teruji loyalitas dan dedikasinya. Asalkan proses “pengujian” tersebut tidak terlalu lama,” ujarnya.

Namun, lanjut Iphong, jika yang berstatus Plt adalah kepala sekolah (kasek), maka itu justru berpotensi merugikan siswa. Sebab, kasek berstatus defi nitif merupakan kebutuhan nyata dan mendesak dalam memajukan dunia pendidikan. Sebab, itu terkait kebijakan dan tindakan yang dilakukan kasek.

Salah satu sekolah negeri yang saat ini dipimpin Plt kasek adalah SD Negeri 4 Sumberberas, Kecamatan Muncar. Bahkan, sekolah tersebut telah dipimpin Plt kasek selama setahun. “Padahal, Plt kasek sangat sulit mengambil tindakan dan menentukan kebijakan. Itu disebabkan semua kebijakan strategis di unit terkecil, seperti SD negeri, hanya bisa dilakukan pejabat defi nitif,” jelas pria yang pernah menjadi anggota komite SD Negeri 4 Sumberberas tersebut.

Contoh riil kemunduran prestasi para siswa di SD Negeri 4 Sumberberas setelah dipimpin Plt Kasek bisa dilihat pada ekstrakurikuler drum band. Saat masih dipimpin kasek definitif, grup drum band “Bahana Timur” asal Negeri 4 Sumberberas berhasil menjuarai lomba tingkat kabupaten beberapa kali, bahkan hingga tingkat provinsi. “Baik kalangan siswa maupun wali murid kini semakin rindu prestasi,” papar pria yang sampai saat ini masih tercatat sebagai pembina ekstrakurikuler drum band tersebut.

Masih menurut Iphong, saat ini jabatan Plt kasek SD Negeri 4 Sumberberas diduduki kasek SD Negeri 5 Sumberberas. Nah, rangkap jabatan itulah yang mengakibatkan kinerja kepala sekolah tersebut tidak maksimal. “Kami mendesak pemerintah segera mengangkat kasek defi nitif di SD Negeri 4 Sumberberas demi meningkatkan prestasi anak didik, baik di bidang akademik maupun non-akademik,” pungkasnya. (RADAR)