Tamatan SMP Ngecer Trex

0
494
OBAT BIKIN KOPLO: Irman dan dua bungkus plastik berisi 20 butir pil trex saat diamankan di Mapolres Banyuwangi.
OBAT BIKIN KOPLO: Irman dan dua bungkus plastik berisi 20 butir pil trex saat diamankan di Mapolres Banyuwangi.

SEMPU – Diduga sering menjual pil trihexyphenidyl atau yang populer disebut pil trex, Irman Agus Tiyanto, 18, warga Dusun Kedungliwung, DesaKemiri, Kecamatan Singojuruh, ditangkap Anggota Satuan Narkoba (Satnarkoba) Polres Banyuwangi Senin lalu (30/4).


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Tersangka yang hanya tamatan SMP itu diringkus polisi saat bermain di rumah temannya di Dusun Truko, Desa Karangsari, Kecamatan Sempu, Banyuwangi. Dari tangan tersangka, polisi menemukan dua bungkus plastik berisi 20 butir pil trex. “Tersangka dan BB (barang bukti) kita amankan di polres,” terang Kasatnarkoba Polres Banyuwangi, AKP Watiyo.

Loading...

Menurut Watiyo, tersangka diduga sudah lama mengonsumsi obat terlarang. Pihaknya mendapat informasi mengenai tersangka dari laporan yang disampaikan warga. “Sebelum menangkap, kita menelusuri jejak tersangka,” katanya. Dari informasi yang diterima polisi, tersangka berada di Dusun Truko, Desa Karangsari, Sempu.

Di tempat itu, dia diduga akan menjual pil trex. “Kita langsung memburu tersangka di Truko dan berhasil menangkapnya,” ujarnya. Dalam keterangannya kepada polisi, Irman mengaku sering mengonsumsi pil trex. Tetapi, pil yang masuk daftar G tersebut dibeli untuk dikonsumsi sendiri. “Saya mengonsumsi pil trex agar kuat saat bekerja,” cetus tersangka yang mengaku bekerja sebagai buruh bangunan itu.

Irman menyebut, 20 butir pil trex yang dia miliki itu beli kepada Sutiono, seorang kenalannya yang tinggal di Dusun Rukem, Desa Kemiri, Kecamatan Singojuruh. Sebanyak 20 butir pil trex itu dia beli seharga Rp 60 ribu. “Sutiono akan kita tangkap di rumahnya, tapi ternyata yang bersangkutan sudah menghilang,” cetus Kasatnarkoba AKP Watiyo. (radar)

Lanjutkan Membaca : 1 | 2