Tiga Pelaku Perusakan Markas BSI Dilepas

0
657

BANYUWANGI – Tiga warga kontra tambang emas Tumpang Pitu yang sempat diamankan di Mapolres Banyuwangi akhirnya dilepas. Mereka tidak sampai ditahan karena tidak cukup bukti mereka melakukan perusakan fasilitas pertambangan milik PT. Bumi Suksesindo (BSI) Senin lalu (19/ 10).


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Tiga warga kontra tambang yang dilepas itu berinisial BD, RK, dan SY. Mereka tercatat sebagai warga Desa Sumberagung, Kecamatan Pesangaran. Ketiganya sempat diinapkan ke Polres Banyuwangi karena dicurigai pelaku perusakan markas PT. BSI.

Tidak ditahannya tiga orang tersebut dibenarkan Kapolres Banyuwangi AKBP Bastoni Purnama. Dia menetapkan status mereka hanya sebatas saksi. “Mereka hanya kita mintai keterangan. Tetapi, bukti-bukti yang mengarah terhadap aksi perusakan kurang kuat. Warga juga beriktikad baik mengganti kerusakan karena sadar peristiwa itu terjadi akibat aksi yang digelar Senin kemarin,” tegasnya.

Keputusan memulangkan BD, RK, dan SY, itu juga diamini Direktur PT. BSI Cahyono Seto. “Masalah hukum menjadi kewenangan aparat. Masalah kemarin hanya persoalan komunikasi yang kurang intens. Ini yang akan kita bangun bersama warga,” kata Cahyono.

Dikatakan, soal diproses atau tidak tentu itu menjadi kewenangan kepolisian. Kalau toh ditemukan bukti perusakan, itu  kewenangan kepolisian. Sebab, insiden yang berlangsung di PT. BSI itu bukan merupakan delik aduan melainkan pidana.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last