Sekuriti PT. Nawakara Tuntut Perpanjangan Kerja

0
204

PESANGGARAN – Puluhan sekuriti dari PT. Nawakara yang selama ini menjadi petugas keamanan di PT Bumi Suksesindo (BSI), menggelar aksi di halaman kantor perusahaan tambang emas tersebut kemarin (25/1). Dalam aksinya itu, mereka menuntut  per panjangan kontrak kerja pada  rekannya yang telah dihentikan.  Aksi yang sudah berlangsung  sejak Selasa (24/1), itu diikuti  oleh semua sekuriti dari PT Nawakara.

“Aksi yang dilakukan ini sebagai bentuk solidaritas pada teman-teman yang kontraknya  tidak diperpanjang, ” cetus Bayu  Aris Widodo, 36, salah satu perwakilan sekuriti. Menurut Bayu, rekannya yang kontrak kerjanya tidak diperpanjang itu karena dianggap tidak lulus, terutama hasil medical yang dianggap tidak memenuhi standar.

“Kami berharap ini bisa di toleransi mengingat masa kerjanya sudah lama, medical itu kan bisa berubah,” katanya. Sayangnya Jawa Pos Radar Genteng masih belum berhasil menghubungi pimpinan PT Nawakara. Dua nomor telepon  mati semua.

Sedang Senior Manager External Affairs, PT BSI, Bambang Wijonarko, dalam keterangannya melalui release mengatakan sekitar 50 karyawan  bagian sekuriti PT Nawakara,  itu merupakan kontraktor sekuriti PT BSI.  Aksi damai di depan pintu  utama PT BSI, itu dilakukan bentuk solidaritas setelah 13 rekannya masa kontrak habis dan tidak di perpanjang karena tidak  lolos uji medis, dan tidak memenuhi standar kinerja.

“PT BSI menyesalkan terjadinya aksi itu,” katanya.  Padahal, terang dia, itu dapat di selesaikan antara perwakilan karyawan dan manajemen PT Nawakara. Sebab, itu murni masalah industrial di bawah manajemen PT Nawakara. PT BSI, terang  dia, berharap masalah ini dapat segera diselesaikan.

“Kami memastikan kegiatan operasional perusahaan tetap berjalan dengan aman  dan terkendali,” tulisnya dalam release tersebut. Kapolsek Pesanggaran, AKP Sudarsono, mengatakan pihaknya bersama jajaran TNI terus memantau aksi yang dimulai pukul  09.0 hingga pukul 10.30. Para sekuriti menyampaikan aspirasinya dengan baik dan tidak berdampak terhadap kegiatan  masyarakat.

“Masyarakat lain tidak  terdampak, itu aksi internal, sudah  difasilitasi,” jelasnya. (radar)

Loading...


Kata kunci yang digunakan :