Tragis, Kakek Tewas Gantung Diri di Pohon Kopi

0
497

jasad-sm-saat-hendak-dievakuasi-aparat-polsek-srono-di-dekat-tpu-dusun-melik-desa-parijatah-kulon


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

SRONO – Diduga mengalami depresi, SM, kakek berumur 65 tahun yang tinggal di Dusun Melik, Desa Parijatah Kulon, Kecamatan Srono, ditemukan tewas sore kemarin (7/11). Saat ditemukan warga, tubuh kakek itu menggantung di ranting  pohon kopi dekat Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Dusun Melik.

Dari hasil pemeriksaan petugas  kesehatan, tidak ditemukan adanya  luka bekas penganiayaan. Dugaan  kuat, kakek bernasib tragis itu sengaja mengakhiri hidupnya  dengan gantung diri. “Korban ini  diduga bunuh diri,” kata Kapolsek  Srono, AKP Mulyono melalui Kanit reskrim Ipda Sutarkam.

Loading...

Dugaan gantung diri itu kali  pertama diketahui Firman Indra Setiawan, 21, salah satu warga  setempat. Sekitar pukul 16.00, Firman akan mencari rumput di tepi sungai dekat TPU. Setiba di lokasi  kejadian, melihat ada tubuh di bawah  pohon kopi.

“Firman sempat memanggil-manggil nama SM, karena tak ada jawaban, langsung dilihat dari dekat, ternyata SM sudah meninggal dengan tubuh menggantung ada pohon kopi,” ungkapnya.  Selanjutnya, Firman bergegas menemui Kepala Dusun Melik,  H. Yayah.

Bersama warga, mereka kembali menuju lokasi kejadian. Setelah dipastikan korban itu meninggal, kasus itu selanjutnya  dilaporkan ke Polsek Srono. “Saat  kami datang ke lokasi kejadian, kondisi korban masih tergantung  di pohon kopi,” jelas Ipda Sutarkam.

Menurut Sutarkam, korban yang diduga bunuh diri itu mengikat lehernya dengan tali plastik pada ranting pohon kopi. Setelah dieva- kuasi, kakek itu diperiksa oleh tim medis dari Klinik Rahayu Medika. Hasilnya, tidak ditemukan luka bekas penganiayaan atau pun yang mengarah pada kekerasan.

“Dugaan sementara korban sengaja  bunuh diri karena depresi,” jelasnya. Polisi sempat mengajukan otopsi terhadap jenazah SM, tapi itu ditolak  oleh pihak keluarga. Selanjutnya, jenazah korban diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan. Pihak  keluarga telah membuat surat pernyataan tidak akan melakukan penuntutan,” katanya. (radar)

Loading...

Baca Juga :