Uang Warga Sekampung Diduga Dicuri Tuyul

  • Bagikan
HILANG: Nur Hayati menunjukkan lokasi penyimpanan uang yang sering hilang dan diduga diambil tuyul, kemarin (25/4). Foto : radarbanyuwangi.jawapos.com

Warga Dusun Krajan, Desa Kebaman, Kecamatan Srono resah lantaran sering kehilangan uang yang disimpan di lemari maupun dompetnya, kemarin (25/4). Mereka menduga uangnya yang hilang itu akibat ulah tuyul yang berkeliaran di kampungnya.

Salah satu warga Nur Hayati, 54, asal Dusun Krajan, RT4, RW2, Desa Kebaman, mengatakan uang modal dagang sayur keliling sering hilang. Uang pecahan Rp 50 ribu dan Rp 100 ribu yang akan dibuat belanja, tiba-tiba hilang. “Uang hilang hamper setiap hari, padahal sudah saya hitung berkali-kali, tapi tetap saja berkurang,” ujarnya.

Nur Hayati menyebut, warga di kampungnya yang sering kehilangan uang itu cukup banyak. Warga kini resah, apalagi mendekati Lebaran dan kebutuhan juga semakin banyak. “Saya sebenarnya sudah capek, setiap hari kehilangan uang, bikin stress,” keluhnya.

Warga meyakini uang yang hilang itu akibat ulah tuyul. Sebab, hilangnya uang tersebut hanya sedikit-sedikit, dan tidak semuanya raib. Untuk mengantisipasi hilangnya uang itu, warga mengikat uang dengan tali karet. “Kalau yang mencuri manusia, uangnya akan dibawa semua, ini cuma hilang satu atau dua lembar, tapi hilangnya setiap hari,” ungkapnya.

Warga lainnya, Atim, 56, mengatakan warga yang kehilangan uang, sering melihat sosok anak kecil yang berkeliaran di sekitar kampungnya. Bahkan, juga ada yang melihat anjing hitam mirip celeng menggesek-gesek badannya di tembok rumah warga. “Kami yakin yang mencuri itu mahluk jadi-jadian,” cetusnya.

Mneurut Atim, warga sudah lama mencurigai seseorang yang diduga melakukan pesugihan dengan memelihara tuyul. Tapi karena tidak memilki bukti yang kuat, tidak berani menuduh orang yang dicurigai tersebut. “Kalau seperti ini jadi meresahkan,” terangnya.

Baca :
Pasien RSUD Blambangan Jatuh dari Lantai Dua Bangunan Proyek, Luka Serius Lalu Tewas

Untuk mengantisipasi ulah mahluk gaib itu, warga akan menggelar pengajian rutin, dan jaga malam secara bergantian. Dari keterangan warga, uang yang hilang dan diduga dicuri tuyul itu bervariasi mulai dari Rp 50 ribu hingga Rp 600 ribu. “Kami berharap kejadian itu tidak terulang lagi,” katanya.

Kapolsek Srono AKP Mulyono mengaku belum mendapat laporan terkait kasus pencurian uang yang diduga dilakukan tuyul itu. Pihaknya akan melakukan pendekatan kepada warga secara persuasif agar peristiwa itu tidak meluas. “Akan kami cek dan telusuri,” cetusnya.(kri/abi) (bw/kri/als/JPR)

Sumber : https://radarbanyuwangi.jawapos.com/read/2021/04/29/257533/uang-warga-sekampung-diduga-dicuri-tuyul

  • Bagikan
%d blogger menyukai ini: