Unas SMP Tanpa Pengawas Independen

0
495
Salah satu pertimbangannya adalah mengurangi tekanan mental peserta unas DWI YANTO Sekretaris Dispendik Banyuwangi

BANYUWANGI – Pengawas independen dalam ujian nasional (unas) tingkat SMP dan MTs tahun ini ditiadakan. Tahun lalu unas SMP masih diawasi tim independen yang beranggota dari unsur perguruan tinggi. Namun, unas tingkat SMA, SMK, dan MA, masih tetap diawasi tim independen seperti tahun lalu.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Kepala Dinas Pendidikan Banyuwangi, Sulihtiyono, melalui Sekretaris Dinas Pendidikan Dwi Yanto mengatakan, pengawas independen untuk SMP dan MTs ditiadakan atas beberapa pertimbangan. “Salah satu pertimbangannya adalah mengurangi tekanan mental peserta unas,’’ jelas Dwi.

Loading...

Mental peserta unas SMP dan MTs belum kuat layaknya peserta unas SMA dan MA. Untuk mengantisipasi tekanan yang berlebihan, maka pengawas independen unas SMP dan MTs ditiadakan. Kalau terjadi tekanan yang berlebihan, dikhawatirkan mengganggu konsentrasi siswa dalam mengikuti ujian. Sementara itu, pengawas independen unas SMA tetap dipertahankan atas beberapa pertimbangan. Sesuai aturan, yang melaksanakan unas SMA sejatinya bukan Dinas Pendidikan, tapi perguruan tinggi.

Berhubung pihak perguruan tinggi belum siap 100 persen, maka unas SMA untuk sementara dilaksanakan Dinas Pendidikan. “Karena itu, pengawas independen unas SMA tetap dipertahankan,” tandas Dwi. Melalui tim pengawas independen itu, pihak perguruan tinggi akan terlibat dalam pelaksanaan unas SMA.

Pengawas independen memiliki kewenangan mengawasi unas. Namun demikian, kewenangan itu hanya sebatas pengawasan umum. Menurut Dwi, pengawas independen hanya boleh mengawasi unas dari luar ruangan. Sebab, yang boleh masuk dalam ruang peserta unas hanya pengawas dari unsur guru.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2