Pendaftar Panwas Tembus 240 Orang

0
173

 

Pendaftar Terbanyak dari Kecamatan Srono

BANYUWANGI – Proses rekrutmen Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) yang dilaksanakan Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Banyuwangi terus bergulir. Hingga kemarin (29/9), sehari sebelum tahap pendaftaran ditutup pada sore ini (30/9), jumlah warga yang telah memasukkan berkas pendaftaran telah mencapai 240 orang.

Secara kumulatif jumlah pendaftar calon anggota Panwascam tersebut jauh melampaui total kebutuhan personel Panwascam se-Banyuwangi. Sebab, jumlah personel Panwascam di masing-masing kecamatan “hanya” sebanyak tiga orang.

Artinya, total jumlah anggota panwascam di 25 kecamatan se-Bumi Blambangan ini sebanyak 75 orang. Meski secara akumulasi jauh melampaui kuota, proses rekrutmen Panswascam kali ini berpotensi diperpanjang.

Khususnya pendaftaran Panwascam untuk wilayah kecamatan Pesanggaran. Sebab, hingga kemarin jumlah pendaftar asal kecamatan tersebut belum memenuhi kuota yang ditemukan.

Ketua Panwaslu Banyuwangi, Hasyim Wahid, mengatakan, total kebutuhan Panwascam se-Banyuwangi mencapai 75 orang. Namun, jumlah pendaftar yang dibutuhkan mencapai 150 orang alias enam orang per kecamatan.

Loading...

”Pendaftar terbanyak dari Kecamatan Srono yakni sebanyak 23 orang. Sedangkan pendaftar paling sedikit berasal dari Kecamatan Pesangaran, yakni lima orang. Untuk sementara, pendaftar Panwascam Pesanggaran ini belum memenuhi kuota,” katanya, kemarin.

Hasyim menambahkan, jika sampai batas akhir pendaftaran jumlah pendaftar di suatu kecamatan belum memenuhi kuota, maka Panwaslu akan memperpanjang tahap pendaftaran khusus untuk kecamatan tersebut.

“Namun kami optimistis jumlah pendaftar asal masing-masing kecamatan memenuhi kuota. Karena masih ada waktu hingga besok (hari ini),” kata dia.

Menurut Hasyim, seluruh pendaftar akan melalui tahap seleksi administrasi. Selanjutnya, Panwaslu membuka tahap pengumpulan tanggapan masyarakat terhadap seluruh pendaftar calon anggota Panwascam yang lolos seleksi administrasi tersebut.

Tahap selanjutnya, para pendaftar menjalani seleksi tes tulis untuk menghasilkan enam pendaftar yang menduduki peringkat tertinggi. Namun, Hasyim mengaku pihaknya belum bisa memastikan jadwal seleksi tulis calon anggota Panwascam tersebut.

“Kami menunggu instruksi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jatim agar waktu pelaksanaan seleksi tulis dilakukan serentak di wilayah Jatim. Ini untuk menghindari kebocoran soal, karena soal seleksi tulis tersebut dibuat oleh Bawaslu Jatim,” terangnya.

Sementara itu, enam pendaftar peraih peringkat tertinggi hasil seleksi tulis akan menjalani tahap seleksi selanjutnya. Tahap seleksi yang dimaksud adalah wawancara dengan komisioner Panwaslu Banyuwangi.

“Seleksi wawancara ini dilakukan untuk memilih pendaftar peringkat tiga besar yang berhak menjadi anggota Panwascam,” pungkasnya. (radar)

loading...


Kata kunci yang digunakan :