Siapkan Ogoh-ogoh untuk Nyepi

0
118

CLURING-Perayaan menjelang hari raya Nyepi dan  tahun baru saka 1939 oleh umat Hindu pada Senin malam (27/3), tampaknya akan berlangsung semarak. Untuk keperluan ritual itu, mereka ramai-ramai membuat ogoh-ogoh.  Persiapan untuk perayaan ogoh-ogoh itu, telah dilakukan  secara matang oleh umat Hindu yang ada di Desa Sembulung, Kecamatan Cluring kemarin (24/3). Mereka membuat ogoh-ogoh dengan iuran.

“Di sini (Desa Sembulung), ada  sekitar 100 KK (kepala keluarga), kita buat tiga ogoh-ogoh,” cetus Dian Kurniawan, 30, warga setempat yang dipasrahi  membuat ogoh-ogoh. Meski umat Hindu di Desa Sembulung itu hanya sekitar 100 KK, terang dia, warga cukup semangat  dalam menjalani prosesi ritual. Sehingga, mereka kompak dan gotong royong dalam menggelar  arak-arakan ogoh-ogoh di desanya.

“Untuk di sini raka-arakan diadakan oleh Persada (Persatuan Pemuda Hindu Dharma). Lingkupnya memang kecil, tetapi nanti juga ada prosesi pembakaran ogoh-ogoh untuk menghilangkan roh jahat. Baru, setelah itu menjalankan ibadah  Nyepi,” ungkapnya.

Pawai ogoh-ogoh itu, terang dia,  nanti akan diiringi gamelan bala ganjur. Dalam prosesi itu juga akan diramaikan barisan obor. Itu dilakukan setelah pelaksanaan upacara  Tawur Agung pada Senin malam  (27/3). “Ada tahapan-tahapan,  sejak pembuatan ogoh-ogoh saja  ada ritualnya,” jelasnya.

Ogoh-ogoh yang terlihat menyeramkan dan bernuansa jahat,  menurutnya menjadi simbol be torokolo. Dengan begitu, Ogoh-ogoh yang sudah diarak kejahatan akan habis terbakar. “Tujuannya itu saat umat Hindu melaksanakan hari raya Nyepi bisa melaksanakan dengan hati yang suci dan dijauh kan dari segala sifat  keburukan,” ung kapnya.

Setelah pembakaran ogoh-ogoh selesai, umat Hindu bersiap-siap melaksanakan perayaan hari raya  Nyepi. “Nyepi mulai pukul 06.00 pada Selasa (28/3) sampai pukul 06.00 pada  Rabu (29/3), tapi biasanya sudah banyak yang Nyepi mulai pukul 00.00 pada Senin (27/3),” bebernya.

Loading...

Perayaan ogoh-ogoh menyambut  hari raya Nyepi itu, juga akan digelar di sejumlah tempat di Banyuwangi Selatan. Selain di Desa Cluring,  ritual itu juga akan dilaksanakan  di Kecamatan Muncar dan Pesanggaran. (radar)

loading...

Kata kunci yang digunakan :