140 Jenazah Jalani Ngaben Masal di Banyuwangi

0
1963

ngaben

PURWOHARJO – Ratusan umat Hindu di wilayah Kecamatan Purwoharjo menggelar upacara pitrayadnya (ngaben) tingkat  pranawa di Dusun Curahjati, Desa Grajagan, Kecamatan  Purwoharjo, kemarin (18/11). Upacara ritual yang rutin dilaksanakan setiap lima tahun sekali itu, diikuti oleh 140  sawe atau leluhur umat Hindu yang sudah meninggal, untuk  dilakukan prosesi ngaben atau pembakaran secara masal.

Meski terik matahari cukup menyengat, tidak menyurutkan umat dan masyarakat yang menonton upacara ritual itu. Suara gamelan bala ganjur, mengiringi arak-arakan tersebut. Suasana semakin ramai saat anak-anak juga ikut mengusung bade maupun petulangan dari Pura Giri Mulya di  Dusun Curahjati, Desa Grajagan, menuju lokasi pembakaran yang berjarak sekitar tiga kilometer.

ngaben-masal

Loading...

“Ritual ini rutin kita gelar setiap lima tahun sekali,” terang ketua panitia penyelenggara ngaben masal, Sugiyanto, 45. Menurut Sugiyanto, upacara pitrayadnya yang digelar itu bertujuan menyucikan dan mengembalikan raga sarira para leluhur yang sudah meninggal kembali ke asalnya, yakni panca maha buda.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2