50 Pasangan Ikuti Sidang Isbat Nikah Massal, Ada yang Sudah Punya Cucu

0
388
Foto: Fatoni Pejuang

BANYUWANGI – Bertahun- tahun tak punya surat nikah, sebanyak 50 pasangan suami istri (Pasutri) bisa tersenyum lega. Mereka akhirnya bisa mencatatkan namanya secara resmi di buku nikah lewat sidang isbat nikah massal yang digelar di balai Desa Sumberarum, Kecamatan Songgon, Kabupaten Banyuwangi, Jumat (29/3/2019).


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Dilansir dari banyuwangitimes, sidang isbat nikah massal ini kebanyakan diikuti pasangan yang tidak lagi berusia muda. Bahkan, di antaranya sudah ada yang berusia 50 hingga 76 tahun. Pengadilan Agama Banyuwangi menyiapkan 5 hakim dalam sidang isbat itu.

Dengan mengenakan setelan baju warna putih dan celana hitam, 50 pasangan mengantre mengikuti sidang isbat nikah. Masing-masing mempelai mengajak dua orang yang dulunya menjadi saksi ketika nikah siri.

Para saksi ini, oleh Hakim sidang isbat diminta memberikan keterangan dan menjelaskan pernikahan siri yang pernah dilakukan oleh masing-masing pasangan.

Foto: Fatoni Pejuang

Salah seorang mempelai pria yang mengikuti Isbat Nikah, Kasiran, (76), menyatakan, dirinya menikahi istrinya, Aisyah (50) secara siri umur 23 tahun. Dirinya mengaku selama ini tidak memiliki surat nikah. Anak mengalami kesulitan saat membutuhkan surat nikah untuk kebutuhan tertentu. Sehingga dirinya memutuskan untuk mengikuti Isbat Nikah.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last