Abu Gunung Raung Mengepung Kota

0
495

BANYUWANGI – Abu vulkanik Gunung  Raung tidak hanya ”mengisolasi” langit Banyuwangi Selatan. Sejak Selasa petang (4/8) butiran pekat abu Raung mulai mengepung kawasan kota Banyuwangi. Semburan abu Raung membuat hampir seluruh masyarakat, khususnya pengendara di jalan raya, terganggu.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Abu Raung yang sangat halus itu sangat mengganggu penglihatan pengendara motor. Abu Raung juga mulai kembali mengotori rumah warga di wilayah Banyuwangi  kota. ”Kemarin-kemarin sudah tidak ada abu, sekarang  abu ke sini  lagi.

Rumah jadi  kotor,” ujar Eni, warga yang tinggal  di Kelurahan Lateng, Banyuwangi. Sementara itu, dengan adanya abu Raung yang turun di wilayah kota. pihak Badan penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyuwangi Selasa (4/7) malam kemarin membagi-bagikan masker kepada pengguna jalan raya.

Dalam bagi-bagi masker gratis yang dilakukan di Simpang Lima, Banyuwangi, kemarin 4.000  buah masker tersalurkan. ”Siang abu Raung di wilayah Banyuwangi Selatan. Sore hari (kemarin) abu Raung mulai merambah kota,” kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Banyuwangi, Eka Muharam.

Berdasar laporan yang dia terima dari pihak PVMBG, tingkat aktivitas Gunung Raung kemarin memang mengalami peningkatan. Gempa tremor Gunung Raung menunjukkan angka yang cukup tinggi, yaitu 31 mm. ”Aktivitas Gunung Raung memang mengalami peningkatan signifikan dibandingkan hari sebelumnya,” tambah Eka.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last