Banyuwangi Bebas Abu Vulkanik

0
556

SONGGON – Aktivitas Gunung Raung memang tidak bisa diprediksi. Hingga kemarin status gunung terbesar di Pulau Jawa itu masih siaga level III. Belum diketahui secara pasti kapan status tersebut diturunkan menjadi waspada level II.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Jika melihat tanda-tandanya,  gempa tremor yang terjadi akibat geliat gunung tersebut mulai  turun. Suara gemuruh nyaris tidak terdengar lagi. Bahkan, hujan abu vulkanik yang mengguyur permukiman warga kini tidak lagi terjadi. Fenomena alam itu jelas membuat warga cukup lega.

Apalagi, bebas abu vulkanik itu berlangsung selama sepuluh hari terakhir. Sebab, polusi akibat hujan abu vulkanik yang dahsyat itu sangat mengganggu warga tepatnya pada 10 Juli lalu. Meski terbebas dari polusi abu vulkanik, warga yang tinggal di  kawasan lereng gunung tersebut tetap meningkatkan kewaspadaan.

Aktivitas warga tetap berjalan normal seperti pada hari  biasanya. “Daerah sini sudah tidak lagi ada hujan abu,” kata Umi, warga Dusun Pasar, Desa Sumberarum, Kecamatan Songgon, kemarin. Biasanya, puncak gunung dengan ketinggian 3.332 meter di atas permukaan laut (mdpl) itu terlihat jelas pada pagi hari.

Secara visual, puncak gunung tersebut masih terus-menerus mengeluarkan asap. ‘’Untung arah angin  tidak sampai ke sini,” kata Umi. Belakangan, asap abu vulkanik  tersebut menerpa warga yang tinggal  kabupaten lain, seperti Bondowoso.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last