Bandara Tutup hingga Pukul 10.00

0
500

AKTIVITAS vulkanik Gunung Raung kembali berdampak  terhadap aktivitas penerbangan dari dan  menuju Bandara Blimbingsari, Banyuwangi. Setelah penutupan terakhir dilakukan akhir Juli lalu, bandara kebanggaan masyarakat Bumi Blambangan itu kembali ditutup mulai kemarin siang (4/8).


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Penutupan Bandara Blimbingsari dilakukan lantaran  debu vulkanik yang menyembur  dari perut gunung di perbatasan Banyuwangi, Jember, dan Bondowoso, itu  menyebar hingga wilayah selatan kabupaten berjuluk  The Sunrise of Java ini.

Debu vulkanik tersebut dikhawatirkan mengganggu rute penerbangan dari dan ke Bandara Blimbingsari yang berlokasi di wilayah Banyuwangi Tengah, tepatnya di Desa Blimbingsari, Kecamatan Rogojampi. Kepala Bandara Blimbingsari, Sigit Widodo mengatakan, penutupan bandara yang satu itu diberlakukan sejak pukul 13.30 kemarin.

Akibat penutupan tersebut, penerbangan pesawat Garuda Indonesia rute Denpasar-Banyuwangi pergipulang (PP) dibatalkan. Pesawat Garuda yang melayani penerbangan rute Denpasar-Banyuwangi sedianya dijadwalkan take off dari Bandara Ngurah  Rai pukul 15.10 WITA.

Pesawat yang melayani angkutan udara rute Banyuwangi-Denpasar dijadwalkan tinggal landas dari Bandara Blimbingsari pukul 15.25.  “Karena penerbangan Garuda Indonesia rute Denpasar-Banyuwangi PP dijadwalkan tiba  Bandara Blimbingsari dan  kembali berangkat ke Ngurah Rai  setelah penutupan bandara diberlakukan, maka penerbangan tersebut dibatalkan,” ujarnya.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last