Beranda Sosial Akses Menuju Perahu Sandar Ditutup, Nelayan Protes Puslatpur Marinir 7 Lampon

Akses Menuju Perahu Sandar Ditutup, Nelayan Protes Puslatpur Marinir 7 Lampon

0
1218

Nelayan-Protes-Puslatpur-Marinir-7-Lampon


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

PESANGGARAN – Puluhan warga Kampung Baru, Lampon, Dusun Ringinsari, Desa/Kecamatan Pesanggaran, menggelar aksi turun jalan kemarin siang (16/8). Mereka memprotes kebijakan Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Marnir 7, Lampon, yang menutup sejumlah akses.

Dalam aksi itu, warga yang hampir semua merupakan nelayan  itu mengusung poster. Sejumlah poster yang dibawa warga itu, diantaranya bertulis “Tahun 1927 Nenek Moyang Kami Sudah di Sini, Mengapa Kau Rampas  Hak Hidup Kami, Kami Putra  Daerah Lampon, dan Jangan   Kebiri Kemerdekaan Kami”.

Selain poster, warga juga membentangkan spanduk di tengah jalan menuju markas Puslatpur Marinir 7, Lampon. Isi spanduk itu, “Evaluasi Kebijakanmu!!! Pak Komandan??? Kenapa Kau Persempit Wilayah Kami”.

Aksi protes yang dilakukan warga itu dipicu kebijakan Puslatpur Marinir 7, Lampon, yang dianggap melarang warga melintas  di beberapa titik. Padahal,  di antara titik itu adalah jalan.  “Jalan menuju tempat sandar perahu tidak boleh dilewati, jadi kami sulit ke tempat perahu,”  cetus Agus, salah satu warga.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | ... | Next → | Last

error: Uppss.......!