Antisipasi Covid-19, Banyuwangi Alihkan Kegiatan Sekolah ke Rumah

0
233
Foto: banyuwangikab

BANYUWANGI – Untuk mencegah penyebaran Corona Virus Disease 2019 atau COVID-19, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi secara resmi memutuskan untuk mengalihkan kegiatan belajar-mengajar para pelajar ke rumah mulai 16-28 Maret 2020.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Dilansir dari banyuwangikab.go.id, keputusan tersebut disampaikan pada rapat koordinasi (rakor) peningkatan kewaspadaan dini Covid 19 yang diikuti Forpimda dan lintas elemen di Pendopo Banyuwangi, Minggu (15/3/2020) malam. 

“Kita harus semaksimal mungkin melindungi warga. Namun satu hal yang harus dicatat, ini bukan liburan, tapi belajarnya dialihkan dari sekolah ke rumah masing-masing. Jadi jangan setelah kebijakan ini, malah anak-anak diajak liburan oleh keluarganya. Tetap tinggal dan belajar di rumah,” ujar Bupati Anas.

Pengalihan belajar ke rumah tersebut meliputi KB, TK/RA, SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/SMK. Terkait SMA/SMK sesuai keputusan Gubernur Jatim yang merupakan pihak yang berwenang mengelola SMA/SMK. Adapun RA/MI/MTs/MA sesuai koordinasi dengan Kementerian Agama.

”Ini adalah bagian dari “social distancing”, membikin jarak sosial, dengan membatasi interaksi dengan orang lain, apalagi dalam skala yang masif seperti para pelajar yang jumlahnya ratusan ribu. Ini penting bukan hanya untuk melindungi diri sendiri, tapi menyelamatkan orang lain,” ujarnya.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last