Bagasi Pesawat Berbayar, Wisatawan Jadi Malas Beli Souvenir

0
569
Ilustrasi

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menyebut kebijakan bagasi berbayar maskapai berbiaya murah (low cost carrier/LCC) di Tanah Air berdampak pada industri oleh-oleh di Banyuwangi. Menurutnya, daya beli oleh-oleh wisatawan yang berkunjung ke Banyuwangi mengalami penurunan setelah kebijakan ini diberlakukan oleh sejumlah maskapai penerbangan.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

“Oh kalau itu banyak, banyak (pengaruh bagasi berbayar). Karena menurunkan pembelian oleh-oleh ya di banyak daerah.”

“Yang dulunya mudah, sekarang orang jadi berhitung, sehingga ada dampak. Tapi soal prosentasenya berapa saya belum hitung,” ujar Bupati Anas di Gedung Kementerian Pariwisata, Selasa (29/1/2019) malam.

Loading...

Ia berharap ada kebijakan lebih baik mengenai tarif bagasi ini sehingga perekonomian masyarakat daerah yang bekerja di sektor pariwisata ini tetap stabil.

“Tapi kami terima kasih mulai ada peninjauan dari Menteri Perhubungan. Mudah-mudahan nanti bisa memperhatikan agar sektor yang terdampak ini dapat segera pulih,” lanjutnya.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last