BBM Turun, Harga Sembako Melonjak

0
481

BANYUWANGI – Turunnya harga segala jenis bahan bakar minyak (BBM) ternyata tidak  berpengaruh terhadap harga sembako yang  dijual di pasaran. Pada saat harga BBM turun,  harga sembako yang dijual pedagang malah  melonjak.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Seperti harga bawang merah yang kini mencapai Rp 40 ribu per kilogram. Selain bawang merah, harga beras juga mengalami lonjakan dari Rp  11 ribu per kilogram menjadi Rp 12 ribu per  kilogram.  Begitu juga harga gula pasir melonjak menjadi Rp 13 ribu per satu kilogram dari harga sebelumnya Rp 12 ribu.

”Harga BBM diturunkan, harga-harga sembako malah naik,” ujar Misnaya, salah satu pedagang.   Selain itu, harga beras ketan dan kacang tanah juga menanjak. Beras ketan per kilogram dijual Rp 16 ribu, sebelumnya hanya di kisaran Rp  14 ribu.

Loading...

Beras jagung juga demikian, saat ini berada pada harga Rp 8 ribu per kilogram.  ”Hampir semua naik. Sampai harga kerupuk  juga naik,” tambahnya. Mahalnya, harga sembako yang dijual pedagang  itu menyebabkan penjualan pedagang sedikit berkurang setiap hari.

Jika biasanya warga membeli bawang merah satu kilo, saat ini karena  harga mahal, warga hanya membeli bawang merah seperempat kilogram. ”Meski kenaikan harga gula hanya Rp 1.000, tapi sangat berpengaruh.   Orang-orang sekarang hanya beli setengah kilogram,” pungkasnya. (radar)

Lanjutkan Membaca : 1 | 2