Bupati Anas Lepas 1.080 Jemaah Calon Haji Banyuwangi

0
584

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas memberangkatkan ribuan jamaah calon haji (JCH) Banyuwangi, Senin malam (16/7/2018) sekitar pukul 21.00 WIB.

Mereka berangkat menuju asrama haji Sukolilo untuk selanjutnya diterbangkan menuju Madinah Al Mukaromah.

Gerimis kecil-kecil menambah suasana haru saat pemberangkatan 1080 jamaah calon haji (JCH) Banyuwangi. Calon tamu Allah itu diberangkatkan di depan kantor Pemkab Banyuwangi dengan menggunakan 18 bus. Bus ini merupakan fasilitas yang disediakan pemkab Banyuwangi untuk memperlancar jalannya ibadah mereka.

“Semoga semua jamaah diberi kesehatan bisa melaksanakan semua rukun haji dengan sempurna dan kembali ke tanah air dengan selamat. Kami juga titip doa, di setiap tempat-tempat yang mustajabah tolong doakan Banyuwangi untuk selalu aman, sejahtera dan dijauhkan dari segala bencana,” kata Bupati Anas, Selasa (17/7/2018)

Suasana haru, tatkala adzan berkumandang seluruh JCH dan para pengantar tampak meneteskan air mata. Apalagi ketika bus berangkat dari garis start, para pengantar melambaikan tangan ke arah jamaah yang berada di dalam bus.

Tak tahan menyambut lambaian tangan para jamaah, para pengantar terlihat pada meneteskan air mata. “Setiap saya menyaksikan keberangkatan tamu Allah hati saya terasa teriris. Haru, sedih dan takjub. Doa kami semoga mereka selamat dan pulang menjadi haji yang mabrur,” kata salah seorang pengantar.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Banyuwangi, Slamet, menambahkan JCH Banyuwangi tahun 2018 ini jumlahnya 1080 JCH tergabung dalam tiga kloter. “Kloter 3 dan 4, berangkat Senin malam, sedangkan kloter 5 baru Selasa,” jelas Slamet.

Dari 1080 JCH yang berangkat, tercatat peserta dengan usia tertua, Mastur Bin Baderi (81) asal Dusun Mulyorejo, Desa  Ringinrejo, Kecamatan  Gambiran. Satu JCH termuda, Anisatul  Farida  Binti Mansur Manan (21), dari Desa Ringintelu,  Kecamatan Bangorejo.

Baca :
Bagi-Bagi Alat Usaha ke Perempuan Korban Kekerasan, Bupati Banyuwangi Tulis Surat

Para JCH ini, akan dipandu oleh 14 orang petugas, yang terdiri antara lain Tim Pemandu Haji Indonesia (TPHI) dan Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI), Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD) dan petugas medis.

“Para JCH asal Banyuwangi masuk ke gelombang pertama. Sehingga jadwalnya mereka awal tiba, di Madinah. Setiba di madinah mereka akan melaksanakan arbain selama 8 hari dan selanjutnya mereka akan menuju Mekkah. Mereka juga dijadwalkan kembali ke tanah air 29 Agustus 2018, dari Jeddah menuju Surabaya,” pungkasnya.