Cari Aman, Sekolah Hindari Perpeloncoan

0
711

Ratusan-siswa-SMKN-mengikuti-masa-pengenalan-lingkungan-sekolah,-kemarin


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

GLAGAH – Masa orientasi siswa (MOS) sekolah yang kini lebih dikenal dengan nama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS)  terlihat cukup tenang di hari kedua kemarin  (19/7). Sekolah pun tampak tak mau ambil  risiko dengan menyuruh siswa menggunakan  atribut macam-macam dalam PLS kali ini.

Siswa hanya diminta menggunakan tanda pengenal nama (name tag) dan alat tulis saja sebagai senjata. Bahkan, sekolah yang selama ini cukup tegas mendidik siswanya, seperti SMKN 1 Glagah, juga hanya memberikan materi  MPLS layaknya seminar.

Siswa dikumpulkan di dalam aula sambil  diberi materi seputar kesehatan reproduksi, kepramukaan, dan wawasan kebangsaan. Sudai, Wakasek Kesiswaan SMKN 1 Glagah, mengatakan MPLS dalam  beberapa tahun terakhir memang dibuat lebih “manusiawi”.

Selain karena perpeloncoan  sudah dilarang, Sudai mengatakan bahwa orientasi pengenalan siswa  saat ini lebih mengarah kepada pembentukan karakter siswa  dengan cara yang lebih baik. Sehingga, tidak ada lagi atribut  macam-macam, seperti topi kardus atau rompi goni yang digunakan siswa saat MPLS berlangsung.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last