Curi Janur, Kena Denda Rp 50 Juta

0
1512
Pencurian Janur di Banyuwangi
Pencurian Janur di Banyuwangi

KALANGAN petani kelapa di Banyuwangi kini punya harapan baru. DPRD Banyuwangi telah mengesahkan rancangan peraturan daerah (raperda) tentang perlindungan tanaman kelapa kemarin (8/12). Perda itu digadang-gadang menjadi jawaban atas kerusakan dan penurunan produktivitas kelapa akibat pencurian janur yang marak terjadi 15 tahun terakhir.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Produk hukum tertinggi daerah tersebut disahkan melalui rapat paripurna yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Joni Subagio, I Made Cahyana Negara (ketua DPRD) serta Ismoko (wakil ketua dewan yang lain) juga hadir dalam rapat paripurna kali ini.

Loading...

Dari jajaran eksekutif, tampak hadir Bupati Abdullah Azwar Anas, Wakil Bupati Yusuf Widyatmoko, dan Sekretaris Kabupaten Djadjat Sudradjat serta para pimpinan satuan kerja.

Ada sejumlah klausul penting dalam raperda tersebut. Salah satunya ialah melarang pengambilan atau perdagangan janur atau batang kelapa produktif, kecuali untuk keperluan keagamaan dan adat istiadat di Banyuwangi.

Selain itu, pengambilan janur dan batang tanaman kelapa di luar untuk keperluan keagamaan dan adat istiadat di Banyuwangi harus disertai pernyataan pemilik tanaman kelapa dan surat izin kepala desa atau camat setempat.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2