Diduga Depresi, Ibu Muda Tewas Gantung Diri

0
757

polisi-dibantu-warga-membawa-jenazah-mudayanah-ke-mobil-ambulans-puskesmas-gitik-kemarin


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

ROGOJAMPI – Diduga mengalami depresi, seorang ibu muda asal Dusun Pecemengan, Desa Blimbingsari, Kecamatan Rogojampi, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di rumah kontrakannya di Dusun Kebalen  Lor, Desa Lemahbang Dewo, Kecamatan  Rogojampi kemarin (16/10).

Korban yang ditemukan sudah meninggal itu adalah Mudayanah, 32. Orang yang kali pertama menemukan adalah suaminya, Agus Salim, 36, dan putranya, Ryan Hidayatullah, 14. Saat ditemukan,  tubuh korban ini menggantung di dapur rumah kontraknya.

Peristiwa yang akhirnya menggegerkan warga kampung itu, terjadi sekitar pukul 11.00. Awalnya, pada pukul 08.00, Ryan mengantarkan ayahnya,  Agus Salim bekerja salah satu pertokoan  pasar Rogojampi. Sepulang mengantar ayahnya, Ryan langsung bermain bersama temannya.

Loading...

“Ibu sendirian di  rumah,” ujar Ryan. Sekitar pukul 10.30, Ryan yang habis  bermain bersama teman-temannya itu pulang. Setiba di rumah, semua pintu tertutup dan terkunci. Ibunya beberapa  kali dipanggil, ternyata tidak menyahut.

“Saya langsung pergi ke toko untuk menyusul ayah, sekalian makan siang,”  ungkapnya.  Setiba di rumah itu, Agus Salim terkejut dan langsung berteriak histeris melihat istrinya meninggal dengan tubuh tergantung di salah satu kayu di dapur menggunakan tali plastik.

“Korban ini  statusnya boro kerja, alamat Dusun Pecemengan, Desa Blimbingsari, di sini sewa rumah,” ujar Kepala Desa Lemahbang  Dewo, Agus Siswanto.  Ada yang gantung diri itu, Siswanto langsung melaporkan ke Polsek Rogojampi. Siang  itu juga, jenazah korban diturunkan dari jeratan tali dan dibawa ke Puskesmas Gitik untuk menjalani pemeriksaan.

“Sebelumnya korban ini pernah akan bunuh diri, tapi berhasil dicegah, kemungkinan karena depresi,” jelas Agus Siswanto. Sementara itu, dari hasil pemeriksaan petugas kesehatan Puskesmas Gitik, pada leher  korban ditemukan bekas jeratan tali.

“Korban murni bunuh diri,  pihak keluarga menghendaki jenazah tidak diotopsi dan akan  dimakamkan,” terang Kapolsek Rogojampi, Kompol Toha Choiri, melalui Kanitreskrim,  Iptu Edy Susanto. (radar)

Loading...

Baca Juga :