Dihajar Dampak Pandemi, Kini UMKM Banyuwangi Mulai Bergeliat Bangkit

0
13
Foto: banyuwangikab.go.id

BANYUWANGI – Seusai terpukul dampak pandemi Covid-19, perlahan tapi pasti, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kembali menata diri untuk memulihkan kondisi usahanya di era adaptasi kebiasaan baru atau new normal.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Susiyati, UMKM batik di Banyuwangi, kini mulai kembali mempekerjakan sejumlah karyawannya yang sebelumnya dirumahkan. 

“Sejak akhir Market 2020, omset Susiyati melorot drastis, sampai 90 persen. Tamu-tamu luar kota yang biasanya memadati galeri, sudah tidak ada lagi,” kata Susiyati, pemilik usaha batik Gondho Arum di Desa Pakistaji, kecamatan kabat seperti dilansir dari banyuwangikab.go.id.

Susi yang membuka usahanya sejak 2012, seiring kemajuan Banyuwangi, mengaku kondisi akibat pandemi ini adalah yang terparah selama dia menjalankan usaha ini. Karena tidak ada orderan, dia bahkan sampai merumahkan sementara karyawan-karyawannya.

“Dulu sebelum Covid-19, sebulan omset bisa Rp100 juta. Empat bulan terakhir, susah dibilang. Kami harus sabar menghadapi situasi ini,” kata dia.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | ... | Next → | Last