Dijaga Kebo-Keboan, Pengunjung Susah Payah Berebut Benih Padi Dewi Sri

0
1002

puluhan-warga-berebut-benih-padi-yang-dinilai-bertuah-dan-dipercaya-dapat-mengusir-hama-penyakit-serta-melimpahkan-hasil-panen-dalam-ritual-adat-kebo-keboan-kemarin

WARGA meyakini benih padi yang diperoleh dalam upacara adat itu dapat membawa berkah. Apalagi, benih padi itu dicampur dengan benih padi lainnya saat akan tabur benih. “Wejangan dari para sesepuh dulu, benih padi bisa meningkatkan  produktivitas hasil panen,” ujar Suryono, 45, salah seorang pengunjung asal Desa/Kecamatan Singojuruh yang basah kuyup  belepotan lumpur.

Benih padi yang diperoleh dengan susah payah karena dijaga oleh kebo-keboan itu, juga mampu menjadi tolak-balak dan mengusir hama wereng dan jenis gangguan tanaman di persawahan. “Tentu atas ridlo Allah SWT,” jelasnya.

Ritual adat yang digelar rutin setiap Muharram (Syuro) itu selalu dipenuhi ribuan masyarakat yang ingin menyaksikan secara langsung. Para pengunjung itu, tidak hanya dari daerah di Kabupaten Banyuwangi saja, tapi juga dari pelosok nusantara dan luar negeri.

Mereka sudah berdatangan di lokasi sejak pukul 07.00. Padahal, acara itu dimulai sekitar pukul 10.30. Panitia sebenarnya akan memulai pukul 09.00, tapi karena harus menunggu Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, ritual ini akhirnya molor.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last