Efek Cuaca, Songgon Paceklik Durian

0
1290
Ilustrasi

SONGGON – Anomali cuaca menjadi musuh nomor satu bagi petani durian di Kecamatan Songgon tahun ini. Kondisi cuaca yang dibayangi hujan, panas, dan disertai angin kencang yang datang tidak menentu sangat dirasakan dampaknya saat ini.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Banyak bunga bakal buah durian yang kemudian rontok. Imbasnya, situasi tersebut membuat musim durian di kecamatan penghasil durian ini pun bisa dikatakan tidak maksimal.

Kalau pun ada hanya satu atau dua pohon milik penduduk di ladang yang berbuah. ltu pun dirasakan tidak maksimal dan tidak memberikan keuntungan bagi petani. Buah durian yang dihasilkan bantet alias kerdil dan kulitnya sangat keras. Bahkan faktor cuaca ini juga membuat buah durian rusak karena dimakan ulat.

Loading...

“Duriannya jadi bantet, kulitnya keras, dan banyak diserang ulat,” beber wiwit, 24, petani durian asal Desa Sumberarum, Kecamatan Songgon. Wiwit menuturkan, tahun ini merupakan musim terburuk bagi petani durian.

Dibandingkan tahun lalu, petani bisa memanen buah dalam satu pohon hingga 23 buah. Kini jangan puluhan, untuk mendapatkan satu buah durian saja rasanya sangat sulit. Belum lagi kalau ada buah durian yang ada di pohon. Kualitasnya sangat buruk. Durian berukuran kerdil dan kulitnya keras.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2