Finza, Bocah Penderita Talasemia Diperbolehkan Pulang

0
720

Finza,-Bocah-Penderita-Talasemia-Diperbolehkan-Pulang


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

BANYUWANGI – Finza Eka Laura, 8, bocah penderita penyakit kelainan darah (talasemia), asal Dusun Pondok Asem, Desa Kedungsari, Kecamatan Tegaldlimo, kemarin (29/8) diperbolehkan pulang. Anak pasangan Eko Cahyono, 34, dan Sri Utami, 26, tersebut sebelumnya telah dirawat  selama 4 hari di ruang anak RSUD Blambangan.

Saat Jawa Pos Radar Banyuwangi mengunjungi Finza di ruang anak, tampak selang transfusi darah sudah di lepas dari tangan bocah perempuan itu. Sang ibu juga terlihat sudah  mengemasi barang-barang dan bersiap pulang. “Kata dokter sudah  boleh pulang, tinggal menunggu kelengkapan surat-surat katanya,” ujar Sri Utami, ibu kandung Finza.

Dokter spesialis anak yang merawat Finza, dr. Sri Redjeki, Sp,A, mengatakan kondisi hemoglobin Finza sudah normal. Sebelumnya yang  hanya 2,7 sudah menjadi 11. Kemudian, kondisi kesehatan Finza juga terus membaik. Usai dilakukan transfusi darah, wajah Finza yang sebelumnya pucat sudah mulai membaik.

Loading...

“Kita berikan vitamin untuk diminum di rumah. Nanti satu bulan sekali dilakukan kontrol sekaligus transfuse darah,” terang dr. Sri. Terkait perut dari Finza yang masih membesar, Sri menjelaskan ukurannya akan tetap seperti itu. Itu karena pembengkakan limpa dan liver akibat banyaknya hemoglobin yang pecah akibat rantai pengikat hemoglobin  tidak terlalu kuat.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2