Hobi Sekaligus Peluang Bisnis

0
2350
Tams Cafe di Perumahan Mendut Residance, Kabupaten Banyuwangi

Banyuwangi boleh dibilang gudangnya kopi. Tak salah kalau Banyuwangi dapat julukan kota kopi. Berbagai jenis kopi tumbuh subur di Buini Blambangan. Seiring dengan itu, muncul barista-barista muda yang piawai meracik kopi.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

PESATNYA kemajuan pariwisata Banyuwangi membawa dampak positif bagi masyarakat. Warga pun ramai-ramai mendirikan Kafe khusus yang menyajikan minuman kopi. Di kota Banyuwangi kini menjamur kafe-kafe khusus kopi. Begitu juga di Genteng maupun kecamatan lain, makin banyak kafe-kafe yang menghadirkan menu kopi.

Hotel berbintang tak mau ketinggalan. Beragam jenis kopi dihidangkan untuk menjamu tamu hotel. Jawa Pos Radar Banyuwangi mencoba menelusuri kafe-kafe yang khusus menyajikan kopi. Ternyata hampir semua kafe tersebut memiliki seorang barista (ahli meracik kopi) yang cukup handal.

Tams Station Cafe misalnya. Kafe yang beralamat di Perumahan Mendut Residance ini memiliki barista yang sudah teruji kemampuannya. Sang barista tidak hanya memberikan edukasi cara menyeduh kopi yang benar, pelanggan juga bisa belajar mengenal karakteristik varian kopi lokal Banyuwangi yang sudah mendunia.

Mohammad Emir Yusuf, 26, pendiri Tams Station Cafe adalah barista asal Banyuwangi yang memiliki bakat meracik kopi cukup handal. Awal belajar meracik kopi dimulai secara otodidak sejak-tahun 2014.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | ... | Next → | Last