Insentif GTT K2 Belum Cair, Bupati Anas Dinilai Ingkar Janji

0
1103
Bupati Anas Bersama Ratusan Guru Tidak Tetap (GTT) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) Dipendopo Sabha Swagatha Blambangan.

BANYUWANGI – Janji hanya tinggal janji. Insentif Guru Tidak Tetap (GTT) dan Pegawai Tidak Tetap (PIT) yang terdaftar sebagai tenaga honorer kategori 2 (K2) ternyata tidak cair tepat waktu. Alhasil, ribuan GTT masih ngaplo dan masih menunggu kepastian pencairan dari Pemkab Banyuwangi.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Ningsih, 32 salah seorang guru asal Rogojampi mengaku, pada bulan November 2017 lalu, dia bersama ribuan guru K2 lainnya diundang oleh Bupati Abdullah Azwar Anas ke pendapa Sabha Swagata Blambangan.

Dalam dialog bersama 250 GTT PTT perwakilan se-Banyuwangi tersebut, Bupati Anas mengatakan, bahwa Pemkab Banyuwangi menaikkan insentif bagi GTT dan PTT yang terdaftar sebagai tenaga honorer kategori 2 (K2).

Dana insentif untuk guru honorer K2 naik hingga tiga kali lipat lebih, dari yang sebelumnya hanya Rp 300 ribu, menjadi Rp 1 juta per bulan. Sementara untuk non K2, akan mendapatkan Rp 750 ribu per bulan.

Bahkan, dalam pertemuan itu juga dipertegas oleh Bupati Anas jika pemberian insentif itu tidak perlu menunggu anggaran 2018. Para GTT dan PTT K-2 sudah dapat menerima insentif tersebut terhitung per Oktober 2017 dan akan dibayarkan pada bulan Desember 2017.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last