Luka Operasi Tersangka Perampokan Belum Kering

0
972
Dua Perampokan di Desa Kepundungan Kecamatan Srono

GENTENG – Dua pelaku perampokan Abdul Aziz, 41, dan Misnatun, 41, yang beraksi di rumah Slamet Rihaini, 47, warga Dusun/Desa Kepundungan, Kecamatan Srono pada Rabu dini hari (13/9), hingga kemarin (26/9) masih menjalani perawatan di ruang isolasi RSUD Genteng.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Setelah menjalani perawatan selama dua pekan, kondisi kedua tersangka terlihat mulai baik. Tapi, masih perlu menjalani perawatan. “Secara umum ke dua pasien (pelaku perampokan) menunjukkan tanda-tanda membaik,” cetus Humas RSUD Genteg, dr. Sugiyo Sastro.

Loading...

Menurut dokter Sugiyo, kondisi Abdul Aziz warga Dusun Bendelan, Dasa/Kecamatan Arjasa, Kabupaten Jember, yang terkena ledakan bondet pada tangan kiri dan matanya justru membaik. Meski mengalami kebutaan pasca operasi, proses penyembuhan cukup cepat. “Pasien yang matanya buta itu membaik,” jelasnya.

Sedang pasien lainnya, Misnatun, 41, warga Desa Ramban, Kecamatan Cerme, Kabupaten Bondowoso, yang tertembus timah panas pada pinggang dan kaki masih lemah pasca operasi pengambilan proyektil dan penyambungan usus. “Kalau yang Misnatun itu masih kurang bagus,” ucapnya.

Menurut dokter Sugiyo, saat operasi untuk mengambil proyektil itu USUS pasien terpaksa dipotong sepanjang lima centimeter. Luka akibat operasi itu, hingga kini belum pulih. “Molor karena lukanya belum menutup, itu ususnya dipotong lima certtimeter,” ungkapnya.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2