Penyakit Layu Cabai Mengganas di Banyuwangi

0
271

walau-kondisi-batang-dan-daun-cabai-mulai-layu-petani-tetap-mengambil-buah-untuk-memperkecil-kerugian


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Petani Rugi Puluhan Juta

GIRI – Dalam dua bulan ini tanaman cabai merah milik petani terserang penyakit layu. Akibat serangan hama itu, sejumlah petani gagal panen dan harus menanggung kerugian hingga puluhan juta. Yang terbaru, serangan penyakit layu itu menimpa lahan taman cabai merah besar milik petani,  Yanto, warga Kelurahan Boyolango, Kecamatan Giri.

Penyakit layu kemungkinan besar disebabkan bakteri atau juga disebabkan serangan jamur fusarium maupun jamur phytophathora. Yanto menjelaskan, tanaman cabai menjadi layu kemungkinan besar akibat terserang bakteri. Bakteri itu menyerang bagian akar,  pangkal batang, tunas, daun, dan  batang tanaman cabai.

Loading...

“Awalnya yang layu hanya bagian daun, tapi beberapa hari kemudian bagian tanaman cabai itu menjadi layu semua dan akhirnya menjadi kering,” kata Yanto.  Petani sudah mengantisipasi  serangan bakteri itu dengan memberikan obat bakteri pada akar tanaman. Namun, usaha tersebut  tidak membuahkan hasil, tanaman  cabai tetap layu dan kering.

”Cuaca  yang sangat panas beberapa bulan lalu juga ikut mempengaruhi kondisi tanaman cabai,” kata Yanto. Yanto mengungkapkan, tanaman  cabai merah yang kena serangan  panyakit layu sudah hampir panen. Akibat serangan penyakit itu, tanaman cabai merah seluas 0,5  hektare milik Yanto tersebut,  diperkirakan hanya menghasilkan dua kuintal dan sisanya sudah dalam  kondisi kering tidak bisa dipanen.

Buah cabai yang kena serangan penyakit layu pun hasil buah yang dipanen sangat jelek. Yanto  mengaku sudah mengeluarkan biaya operasional sekitar Rp 20  juta. “Kemungkinan besar, hasil produksi cabai merah besar yang terkena serangan penyakit layu   hanya Rp 10 juta,” ungkap Yanto.

Hasil itu, lanjut Yanto, jika mengacu pada harga jual cabai merah besar di tingkat petani Rp  17 ribu. Jika harga jualnya lebih rendah lagi, maka kerugian yang harus ditanggung petani akan  lebih besar lagi. (radar)

Loading...

Baca Juga :