Produksi Tembakau Banyuwangi Capai 1.631 Ton

0
1297

Petani-Tambakau,-Sunaryo,-tengah-nnengeringkan-tembakau-di-Dusun-Pasar,-Dasa-Sunnberarum,-Kacamatan-Songgon,-kemarin.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

BANYAK warga Banyuwangi yang menggantungkan hidup sebagai petani tembakau. ltu berdasar data yang dimiliki Dinas Pertanian, Kehutanan, dan Perkebunan (Disperhutbun) Banyuwangi. Produksi tembakau terus meningkat dari tahun ke tahun.

Pada tahun 2015 produksi tembakau yang dihasilkan para petani mencapai 1.631 ton. Jumlah tersebut dihasilkan dari areal seluas 992 hektare. Kepala Disperhutbun Banyuwangi, Ikrori Hudanto, menyebut produksi tembakau yang dihasilkan petani di Banyuwangi terus meningkat.

”Tahun 2014 produksinya hanya 908,41 ton,” sebutnya.  Padahal, terang dia, luas lahan yang ditanami tembakau tidak terlalu banyak. Pada tahun 2014 area tembakau seluas 926 heklare. Pada tahun 2015 naik menjadi 992 hektare.

“Jadi, terjadi peningkatan produksi tapi kenaikan luas lahan tipis,” jelasnya. Mengenai wacana kenaikan harga tolok yang telah didengungkan pemerintah pusat, menurut Ikrori, kebijakan itu memang plus minus. Cuma, secara teori, jika harga naik, maka dampaknya akan dirasakan petani.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last