Simpang Lima Wajib Steril Bahan Kampanye

0
609

BANYUWANGI – Pemasangan atribut kampanye selama ini kerap menimbulkan kesan semrawut suatu kawasan. Bendera parpol, baliho, poster, hingga stiker yang dipasang secara serampangan bisa merusak keindahan lingkungan.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Kabar baiknya, pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) Banyuwangi 2015, baik parpol, tim sukses, maupun pasangan calon tidak bisa seenaknya memasang alat peraga kampanye (APK).  Berdasar Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) No 7 Tahun 2015 tentang kampanye, pengadaan dan pemasangan APK akan difasilitasi oleh lembaga penyelenggara pemilu tersebut.

APK yang dibiayai KPU tersebut  antara lain, baliho/billboard/videotron, umbul-umbul, dan spanduk. Baliho dan sejenisnya dibatasi paling besar empat meter kali tujuh meter dan paling banyak lima unit setiap pasangan di setiap kabupaten/kota.

Sedangkan ukuran maksimal umbul-umbul sebesar lima meter kali 1,15 meter dengan jatah setiap pasangan calon maksimal mendapat 20 unit di setiap  kecamatan. Sementara itu, untuk spanduk, PKPU Nomor 7 Tahun 2015 mengamanatkan ukuran spanduk tersebut paling besar 1,5 meter kali 7 meter.

Setiap pasangan calon mendapat  jatah dua unit spanduk di setiap desa atau kelurahan. PKPU itu juga mengatur larangan pemasangan APK di beberapa lokasi seperti empat ibadah, rumah sakit atau tempat pelayanan kesehatan. Selain itu,  APK juga dilarang dipasang di gedung milik pemerintah dan lembaga pendidikan.

Lanjutkan Membaca : 1 | 2