Terdampak Orang Tua, Depresi Jangkiti Remaja

0
715
Ilustrasi
Ilustrasi

BANYUWANGI – Potensi gangguan jiwa di Banyuwangi tidak hanya didominasi kalangan usia dewasa. Usia produktif pun sudah mulai terjangkiti penyakit yang satu ini. Hingga kemarin, dari 14 penghuni panti inap di Poli Kejiwaan Puskesmas Licin, satu pasien di antaranya masuk kategori remaja atau anak-anak.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Kepala Puskesmas Licin Khalid menuturkan, penyebab pasien gangguan jiwa yang mendapat perawatan di poli beraneka ragam. Namun, kebanyakan dipicu faktor tekanan ekonomi. “Kebanyakan dari mereka berasal dari kategori orang tidak mampu,” katanya.

Khusus untuk pasien berusia remaja atau anak-anak, lanjul Khalid, ada banyak penyebab. Selama tahun 2015, klinik gangguan jiwa di Puskesmas Licin mencatat 19 kasus remaja yang mengalami gangguan kejiwaan.

Loading...

Angka penderita pasien berkategori stres ini meningkat hingga 5 orang di tahun 2016. Mereka kebanyakan merupakan pasien rawat jalan pada klinik gangguan jiwa tersebut. Banyak dari mereka merupakan penderita depresi alias stres.

Penyebab utamanya adalah mereka yang terpisah dari orang tuanya. Penyebabnya beragam, mulai orang tuanya menjadi tenaga kerja di luar negeri hingga perceraian.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last