Ujian Semester Sistem Online Bisa Hemat 70 Persen

0
407
TEROBOSAN BARU: Zainal Arifi n Salam dan Achmad Turmudzi dari Komisi IV DPRD Banyuwangi saat melihat ujian online di MI NU Tegalsari kemarin.
TEROBOSAN BARU: Zainal Arifi n Salam dan Achmad Turmudzi dari Komisi IV DPRD Banyuwangi saat melihat ujian online di MI NU Tegalsari kemarin.

TEGALSARI – Dua anggota Komisi IV DPRD Banyuwangi, Zainal Arifi n Salam dan Achmad Turmudzi, melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Madrasah Ibtidaiah Nahdlatul Ulama (MI NU), Kecamatan Tegalsari, kemarin pagi. Kedatangan dua wakil rakyat tersebut tak lain untuk melihat secara langsung pelaksanaan ujian semester yang diselenggarakan melalui sistem online.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Loading...

Zainal Arifin Salam mengatakan, ujian bagi para siswa MI NU dengan sistem online tersebut merupakan terobosan baru dalam dunia pendidikan. Sepanjang yang dia ketahui, ujian dengan sistem online bagi para siswa MI/sederajat adalah yang pertama di Banyuwangi. “Makanya kita datang ke sini untuk melihat secara langsung kebenaran informasi yang kami terima itu, dan ternyata memang benar,” tuturnya.

Zainal menuturkan, hasil kunjungannya tersebut akan dikoordinasikan dengan rekanrekannya di Komisi IV. Dengan harapan, bisa menjadi masukan bagi eksekutif sebagai dasar pemikiran untuk mengembangkan hal serupa di sekolah lain. Pihaknya berharap, tahun depan bisa dianggarkan komputer untuk 10 sekolah setara MI yang sudah menggunakan sistem online dalam ujian, “ Kita akan coba anggarkan itu,” janjinya.

Kepala Sekolah MI NU Tegalsari, Lukman Hakim, mengatakan bahwa ujian online di sekolah tersebut sudah berlangsung sejak dua tahun lalu. “Saat ini, yang mengikuti ujian semester dengan sistem online hanya siswa kelas tiga dan empat. Kelas lain masih menggunakan sistem manual,” terang Lukman di hadapan dua anggota DPRD Banyuwangi itu. Ditambahkan Lukman, program ujian via online itu bisa menghemat anggaran 70 persen dibanding ujian sistem manual. (radar)