Unik, di Pasar Jajanan Tradisional Kemiren Beli Harus Pakai Koin Kuno

0
1591

BANYUWANGI – Banyuwangi kini memiliki satu lagi destinasi wisata yang cukup menarik yakni pasar jajanan tradisional di Desa Kemiren, Kecamatan Glagah. Tepatnya di Gang Lorong Cilik Dusun Krajan, yang mulai di buka pada Jum’at (26/1) dengan menyajikan aneka makanan dan minuman khas masyarakat setempat.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Jajanan yang disediakan bermacam-macam, seperti Ketan Kirip, Lanun, Lupis, Klepon, orog-orong, sawut, kucur, gulali dan aneka minuman tradisonal. Selain jajanan juga ada kuliner khas seperti ayam pecel pithik dan uyah asem.

Uniknya, sebelum mereka berbelanja, pengunjung diwajibkan menukar uang rupiah dengan uang koin kuno. Satu uang koin yang memiliki lubang ditengahnya itu, setara dengan Rp 2500. Pengunjung menukar berapapun uang, dilayani oleh panitia kegiatan tersebut.

Kepala Desa Kemiren Lilik Yuliati mengatakan, Pasar Jajanan Tradisional sengaja dibuka sebagai salah satu atraksi wisata di Desa Wisata Using Kemiren sekaligus menggeliatkan perekonomian masyarakat setempat.

Loading...

“Pasar ini terwujud atas kolaborasi pemerintah desa dan para pemuda karang taruna,” ujar Lilik.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last