Warga Karangrejo Bentangkan Spanduk Tolak Eksekusi Lahan

0
1281
Shohih menunjukkan bukti fotokopi sertifikat hak kepemilikan tanah dengan warga, Senin (11/12).
Shohih menunjukkan bukti fotokopi sertifikat hak kepemilikan tanah dengan warga, Senin (11/12).

BANYUWANGI – Puluhan warga Lingkungan Karanganyar, Kelurahan Karangrejo, Kecamatan Banyuwangi melakukan aksi penolakan eksekusi, kemarin. Mereka memasang spanduk penolakan pada objek tanah yang akan dilakukan eksekusi.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

H Shohih salah seorang warga mengungkapkan, aksi penolakan itu dilakukan karena dia merupakan pemilik hak atas tanah dengan bukti kepemilikan sertifikat nomor 1672 dengan luas 5.000 meter persegi dan sertifikat nomor 1673 dengan luas 3.345 meter persegi yang dikeluarkan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Banyuwangi tahun 2011 lalu.

Tanah seluas itu, kata Shohih, dibeli dari Siswono yang merupakan pemilik sebelumnya.  ”Tanah yang dikuasai Siswono ini merupakan tanah negara dan telah terbit sertifikat. Makanya saya berani membeli,” katanya.

Persoalan baru muncul setelah setahun kemudian, tiba-tiba ada gugatan ke Pengadilan Negeri Banyuwangi. Penggugatnya adalah Wito yang tak lain adalah keluarga dari Siswono. Wito menggugat dengan membawa sejumlah bukti di persidangan.

Persoalan hukum itu berlanjut hingga tingkat kasasi. Pada 5 Desember lalu, dia menerima surat pemberitahuan pelaksanaan eksekusi pengosongan dari Pengadilan Negeri (PN) Banyuwangi. ”Tanahnya memang sudah keadaan kosong, apanya yang perlu dikosongkan,” ujar Shohih.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last