Warga Pengunggah Video Kades Mantu Diintimidasi

  • Bagikan
Kantor Desa Temuguruh

Jawa Pos Radar Genteng – Diduga telah menyebarkan video acara pernikahan di media sosial, seorang penjaga stan minuman di depan Kantor Desa Temuguruh, Kecamatan Sempu mendapat intimidasi dari Kepala Desa (Kades) Temuguruh Asmuni usai acara dibubarkan.

Nadia, 26, warga Desa Temuasri, Kecamatan Sempu mengatakan, sekitar pukul 20.00 pada Minggu (11/7), kades menghampirinya di stan minuman yang dijaga.

Dengan penuh emosi dan tatapan mata yang tajam, kades menegurnya dengan keras.

“Saya dimarahi karena mengunggah video itu, dia melototi saya dengan tatapan matanya yang merah,” ujarnya.

Saat itu, terang dia, kades sempat melontarkan kata-kata berbau intimidasi. Kades menyalahkan video yang diunggah ke media sosial tersebut.

“Dia mengatakan saya dicari polisi atas unggahan video hajatan yang digelar di kantor desa itu,” cetusnya.

Mendapat intimidasi seperti itu, Nadia sempat takut dan syok lantaran perkataan kades yang kasar itu.

Meski demikian, ia mengatakan apa yang dilakukan kades melanggar aturan karena menggelar pesta pernikahan saat penerapan PPKM Darurat.

Dari pantauan jawa Pos Radar Genteng, kondisi kantor Kepala Desa Temuguruh terlihat lengang, ruang kades tertutup rapat kemarin (13/7).

Tapi, pelayanan di kantor desa masih berjalan seperti biasa.

“Pak kades tidak ada di kantor, masih memenuhi panggilan pihak kepolisian,” ungkap Kasi Pelayanan Pemerintah Desa Temuguruh, Dimas Nurhabibi.

Menurut Dimas, pelayanan desa tetap berjalan seperti biasa.

Tidak ada kendala meski kades sedang tidak ada di kantor.

Untuk urusan permintaan tandantangan kades, bisa melalui sistem elektronik dan menyesuaikan. (kri/ abi)

Sumber : Jawa Pos Radar Genteng

  • Bagikan
%d blogger menyukai ini: