Wedi Ireng Daerah “Terlarang” Untuk Wisata

0
2429

salah-seorang-pengujung-foto-dengan-latar-pantai-wedi-ireng-yang-cukup-elok


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

PESANGGARAN – Objek wisata Pantai Wedi Ireng yang berada di kawasan hutan lindung Petak 70c, RPH Pulau Merah, BKPH Sukamade, wilayah Dusun Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, kini dinyatakan tertutup  untuk kegiatan wisata.

Penutupan itu dilakukan Perhutani KPH Banyuwangi Selatan dengan memasang poster berisi larangan, “Wedi Ireng Ditutup”.  Dalam poster itu, disebutkan berwisata di lokasi itu melanggar UU No. 41 Tahun 1999 tentang kehutanan dan UU No. 18 Tahun 2013  tentang pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan.

“Memang ada larangan dari Perhutani,” cetus Pj. Kepala Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Suryanto. Menurut Suryanto, penutupan objek wisata itu secara langsung berdampak terhadap aktivitas  wisata di Pantai Wedi Ireng yang dikelola warga sekitar Pantai Pancer.

“Penutupan sejak sebulan lalu. Sekarang yang ke Wedi Ireng banyak yang lewat laut, tapi ya sering diingatkan petugas Perhutani,” katanya. Masalah yang muncul antara  warga dan pihak Perhutani sebenarnya sudah sejak lama terjadi. Warga yang  terlibat dalam pengelolaan wisata itu merasa hanya di pekerjakan oleh Perhutani.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last

Baca :
Warga Cluring Sulap Sungai Penuh Sampah Jadi Lokasi Wisata