Yosomulyo Rawan Puting Beliung

  • Bagikan

GAMBIRAN-Angin kencang yang melanda Desa Yosomulyo, Kecamatan Gambiran, pada Sabtu sore (12/12), bukan hanya menyebabkan atap selep kabur. Dua rumah milik warga, juga  menjadi korban.

Kedua rumah yang gentingnya sempat terbang itu milik Purwanto, 34, dan I Wayan Budiyono, 42, warga Dusun Sidorejo  Wetan, Desa Yosomulyo, Kecamatan Gambiran. “Angin besar  sekali, genting banyak yang  jatuh,” cetus Purwanto.

Menurut Purwanto, desanya memang sering diterjang angin besar atau puting beliung. Tapi, untuk di kampungnya jarang terjadi. “Yang sering terkena angin besar atau puting beliung itu kampung lain,” katanya.

Korban lainnya, I Wayan Budiyono, 41, menyebut kerugian yang diderita akibat rumahnya diterjang angin besar tidak banyak.  Hanya beberapa genting  terbang dan mengenai asbes yang ada di teras rumah.

“Asbes pecah terkena genting yang rontok,” cetusnya. Sekretaris Desa Yosomulyo,  Asrofi, mengatakan telah berkoordinasi dengan kecamatan mengenai bencana angin besar ini. Untuk mengantisipasi datangnya angin besar, pemerintah desa telah menyerukan pada warga untuk mengepras  pohon yang rawan roboh.

“Kami sudah musyawarah dan hasilnya  pohon yang rawan tumbang harap dikepras,” katanya. Menurut Asrofi, dari keterangan yang diperoleh dari  BMKG, desanya memang jalur yang biasa dilintasi angin dan berpotensi menimbulkan  puting beliung. “Warga harus waspada, apalagi saat ini sering datang angin besar,” cetusnya. (radar)

  • Bagikan
%d blogger menyukai ini: