Tangkapan Ikan Sepi, Nelayan Grajagan Hijrah ke Muncar

0
135
Hasil tangkapan nelayan Grajagan, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur

MUNCAR-Para nelayan Grajagan, Kecamatan Purwoharjo, kini banyak yang hijrah ke Muncar. Itu dilakukan setelah ikan di daerah perairan Grajagan banyak yang menghilang. Usaha mencari lobster, juga telah dilarang oleh petugas keamanan.

Selama bekerja di perairan Muncar, sejumlah nelayan Grajagan itu cukup bisa bernapas lega. Sebab, di perairan sekitar Muncar saat ini mulai musim ikan. “Saya sudah dua minggu bekerja mencari ikan di Muncar,” terang Wagiyo, 54, salah seorang nelayan asal Grajagan.

Loading...

Menurut Wagiyo, setiap musim barat daya, para nelayan Grajagan banyak yang hijrah ke wilayah Muncar. Selama mencari ikan di perairan Muncar, kapal milik nelayan disandarkan di pelabuhan Kalimati, Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar. “Kedatangan kami disambut baik, karena sesama nelayan sudah memahami situasi dan cuaca,” terangnya.

Tidak hanya Wagiyo yang memutuskan hijrah ke Muncar, Arifin, 48, warga Dusun Grajagan Pantai, Desa Grajagan, Kecamatan Purwoharjo mengaku sudah 15 hari mencari ikan di perairan Muncar.

Selama bekerja di Muncar dalam sehari bersama empat nelayan lain dari Grajagan mendapat ikan tangkapan 25 kilogram hingga 30 kilogram. Semua ikan hasil tangkapannya itu, dijual pada pedagang ikan di daerah Muncar. Mengenai harganya, dia tidak begitu mempersoalkan karena yang penting bisa dibuat untuk bertahan hidup. “Sekarang menangkap lobster susah, apalagi kini juga dilarang,” katanya.

Selama bekerja di Muncar, tidak pernah ada gesekan dengan nelayan lokal. Sesama nelayan sudah seperti keluarga dan sahabat. Apalagi, di perairan Muncar itu hampir semua nelayan sudah saling kenal. “Nelayan sesama Banyuwangi itu seperti bersaudara, apalagi di tengah laut juga sama-sama cari makan,” tandasnya.(radar)

loading...