200 Penari Gandrung Akan Pukau Tamu Peringatan Kemerdekaan di Istana

0
1240
Penari Gandrung. (Foto: banyuwangikab.go.id)

BANYUWANGI – Tari Gandrung akan kembali manggung di Istana Negara. Presiden Joko Widodo kembali mengundang seni tari asli Banyuwangi ini untuk tampil pada peringatan ke-72 kemerdekaan RI di Istana Negara pada 17 Agustus 2017 mendatang.


Daftarkan alamat email Anda, setiap hari kami akan mengabarkan berita terbaru di Banyuwangi langsung ke email Anda.

Sudah daftar tapi tidak menerima email Mohon check folder SPAM.

Tari Gandrung direncanakan akan tampil usai upacara Detik-Detik Proklamasi ke-72 Kemerdekaan Republik Indonesia di halaman Istana Negara, Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (17/8). Tari Gandrung Banyuwangi ditampilkan sebagai penutup rangkaian upacara kemerdekaan.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan, ini merupakan penghormatan bagi seluruh warga Banyuwangi. Sebelumnya, Presiden Jokowi juga mengundang penari Gandrung pada peringatan Sumpah Pemuda 20 Oktober 2016 lalu.

“Kami semua bangga pemerintah pusat, Presiden Jokowi, mempunyai semangat nyata untuk mengapresiasi kreasi seni budaya daerah. Apalgi sekarang diberi ruang pada rangkaian peringatan kemerdekaan di mana semua tamu negara hadir, mulai tokoh-tokoh penting hingga perwakilan negara sahabat. Ini menjadi penguat bahwa keberagaman budaya daerah adalah pemersatu, bukan pemecah belah bangsa. Justru dalam perbedaan yang sangat banyak, kita bisa saling menguatkan,” kata Anas.

Loading...

Sebanyak 200 penari Gandrung yang  terdiri atas pelajar SMP dan SMA telah diberangkatkan pada Sabtu malam (12/8). Mereka akan membawakan tari Jejer Kembang Menur, kreasi baru dari Tari Jejer Gandrung.

Lanjutkan Membaca : First |1 | 2 | 3 | Next → | Last